BorneoFlash.com, UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) kembali menyalurkan bantuan untuk para petani berupa subsidi biaya tanam padi ladang sebesar Rp 2 juta per hektare.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Mahulu Saripudin mengatakan, saat ini tahap pendataan dan verifikasi sudah selesai, ditargetkan akhir November 2022 bantuan sudah disalurkan.
"Ada dua cara penyalurannya, yakni lewat rekening petani yang masih aktif rekeningnya. Sedangkan yang sudah tidak aktif akan diberikan secara tunai," kata Saripudin.
Dikemukakan, dari target 4000 petani, setelah diverifikasi ada 3400 orang petani akan menerima bantuan tersebut.
"Masing-masing petani menerima Rp 2 juta untuk lahan 1 hektare yang digarap," ujarnya.
Saripudin mengatakan, bantuan dana Rp 2 juta sudah mulai proses pencairan. Diharapkan dalam jangka sepekan dua pekan kedepan, sudah bisa dimulai penyaluran ke penerima.
Saripudin berharap, bantuan yang diberikan bisa membantu dan meringankan beban petani yang akan memulai masa tanam.
"Kami berharap, bantuan ini benar-benar dimanfaatkan maksimal. Tanamannya dirawat, dan hasilnya akan lebih baik. Jika hasil panennya bagus, yang diuntungkan juga para petani lagi," katanya.
"Untuk yang terdaftar, tapi belum menerima segera melapor nanti," imbuh dia.
Program bantuan Rp 2 juta ini juga dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan di Kabupaten Mahulu.
“Mengingat memang tidak semua para petani lahan kering padi gunung, tahun ini yang membuat ladang ada juga yang terkendala cuaca. Selain itu masing-masing kampung memiliki kebiasaan sendiri.
Kita optimistis bantuan ini akan sesuai dengan target yang diarahkan oleh Bupati Mahulu,” ungkapnya. (Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar