BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan menyelenggarakan Gebyar UMKM Balikpapan Tahun 2022, di Atrium Pentacity Mall Balikpapan pada tanggal 11-15 November 2022.
Gebyar UMKM Balikpapan secara resmi dibuka Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud didampingi Ketua Dekranasda Balikpapan Hj Nurlena Mas'ud, Penjabat Sekretaris Daerah Balikpapan Muhaimin beserta istri dan Plt Kepala DKUMKMP Balikpapan Rosdiana, dengan memainkan alat musik angklung.
Wali Kota Balikpapan berharap para pelaku UMKM bisa kembali bangkit di tengah Pandemi Covid-19 yang melanda dalam kurun waktu 2,5 tahun, sehingga kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian dari pelaku UMKM yang ada di Kota Balikpapan.
Tak hanya itu, Wali Kota tak henti-hentinya mengingatkan warga Balikpapan untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Apalagi Kota Balikpapan masuk zona merah tetapi pada hakikatnya ini bisa diatasi bersama, dengan Prokes.
"Kita tetap jaga protokol kesehatan, karena apapun kebijakan dari pemerintah pusat harus kita taati bersama," ucapnya saat memberikan sambutan pada pembukaan Gebyar UMKM Balikpapan, pada hari Jumat (11/10/2022) malam.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan Rosdiana mengatakan maksud dan tujuan Gebyar UMKM Balikpapan tahun 2022 untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berdaya saing dan mengembangkan ekonomi kerakyatan yang kreatif.
Kemudian, menjalin kolaborasi multi stakeholder dalam rangka pembinaan dan pengembangan UMKM di Kota Balikpapan.
Begitu juga untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk UMKM Kota Balikpapan. Peserta yang tergabung pada Gebyar UMKM Balikpapan Tahun 2022 sebanyak 250 UMKM dengan jumlah 20 tenan yang terdiri dari UMKM binaan Dekranasda Balikpapan, UMKM binaan Lapas Kota Balikpapan, kelompok-kelompok UMKM dan stakeholder.
"Produk yang dipamerkan dalam Gebyar UMKM Balikpapan terdiri dari produk komoditi usaha kuliner dan produk kerajinan," ucapnya.
Berdasarkan pantauan,Wali Kota bersama Ketua Dekranasda Balikpapan dan seluruh tamu undangan meninjau stand UMKM satu persatu. Bahkan, membeli produk-produk UMKM.
Salah satu UMKM Gren Generation Pian berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dan tidak hanya berhenti pada malam ini saja. Berharap, pemerintah juga memperhatikan para pengrajin produk khas Kalimantan seperti Mandau.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar