Pemkot Balikpapan

Disperkim Balikpapan Serahkan Program BSPK RTLH Kepada Warga Gang Mufakat   

lihat foto
Disperkim Kota Balikpapan serahkan kepada dua warga yang beralamatkan di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Mufakat, RT 04, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Kota, pada hari Jumat (21/2/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Disperkim Kota Balikpapan serahkan kepada dua warga yang beralamatkan di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Mufakat, RT 04, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Kota, pada hari Jumat (21/2/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Program Bantuan Stimulan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (BSPK RTLH), dari Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan,

Kembali diserahkan kepada dua warga yang beralamatkan di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Mufakat, RT 04, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Kota, pada hari Jumat (21/2/2022).

Bantuan yang diserahkan Disperkim Balikpapan, merupakan bantuan dari dua perusahaan yakni Forum Asosiasi Pengembang Perumahan dan PT Wulandari Bangun Laksana, masing-masing memberikan bantuan sebesar Rp 25 juta.

Kedua warga yang bernama Cicih Sutarsi dan Wisnu Hartanta mendapatkan bantuan dalam bentuk bahan bangunan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, Arfiansyah. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, Arfiansyah. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

Kepala Disperkim Kota Balikpapan, Arfiansyah mengapresiasi kepada empat perusahaan yang telah membantu warga Balikpapan dengan program BSPK RTLH, yang diinisiasi Disperkim Balikpapan.

Saat ini ada dua perusahaan dan sebelumnya dua perusahaan yakni PT KRN dan Asosiasi Perusahaan Industri Kariangau.


"Ini launching pertama sebagai

Pilot Project dengan waktu yang singkat. Hanya melalui telepon, langsung diberikan bantuan oleh empat perusahaan di Balikpapan. Kami sangat apresiasi," ujarnya kepada awak media.

Bantuan BSPK RTLH yang menggunakan APBD Kota Balikpapan telah disiapkan sebanyak 66 unit dan rencananya akan diserahkan materialnya minggu depan.

"Sementara kami diskusikan masalah lokasinya, karena ada delapan Kelurahan. Kami berharap nanti bisa dihadiri Wali kota, karena program berbasis masyarakat," terangnya.

Arfi biasa disapa berharap para Camat dan Lurah, terus berkoordinasi dan memonitoring kepada RT agar terus mendata.

"Kami berharap jumlah RT di wilayahnya sama dengan jumlah RT yang menginput. Nah perkara dia tidak mengisi data RTLH itu resikonya ditanggung masing-masing, karena yang kami utamakan adalah program kedepan, itu yang sudah ada bank datanya. Silahkan tidak mengisi data tapi isi dulu RT nya biar sama," jelas Arfi.

Arfi menargetkan di akhir Oktober 2022 sudah menutup pendataan bank data. Sebenarnya bank data ini memang sangat penting, sehingga pihaknya berencana akan berkoordinasi dengan Wali kota supaya terus memotivasi untuk mengisi bank data. Pasalnya, 5 data 5 program.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar