Pemkot Balikpapan

Kurangi Angka Pengangguran di Balikpapan, Wali Kota Buka Job Market Fair   

lihat foto
Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud saat membuka Job Market Fair 2022 di Balikpapan Sport Convention Center (BSCC/DOME), pada hari Selasa (6/9/2022). Foto:BorneoFlash.com/Niken.
Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud saat membuka Job Market Fair 2022 di Balikpapan Sport Convention Center (BSCC/DOME), pada hari Selasa (6/9/2022). Foto:BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan membuka Job Market Fair atau Bursa Pameran Kerja tahun 2022 yang diselenggarakan, di Balikpapan Sport Convention Center (BSCC/DOME), pada hari Selasa (6/9/2022).

Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud secara resmi membuka dengan ditandai penekanan tombol sirine. Didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rozani, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan Ani Mufaidah dan Sekretaris Ketenagakerjaan Balikpapan Agung Budi Wibowo.

Bursa Pameran Kerja dibuka sejak tanggal 6-7 September 2022, yang bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Balikpapan.

"Ini merupakan salah satu upaya yang dilaksanakan oleh Pemkot Balikpapan melalui Disnaker, dalam rangka meningkatkan pelayanan khususnya bagi pencari kerja dan pengguna tenaga kerja," jelas Wali Kota Balikpapan saat memberikan sambutan.

Sebanyak 95 perusahaan sudah bergabung dalam Job Market Fair tahun 2022 yang menyediakan 1.975 lowongan pekerjaan.

"Terima kasih kepada seluruh pengusaha dan stakeholder yang hadir disini, betul-betul berkomitmen dan bersinergi dengan Pemkot Balikpapan, untuk mengurangi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Pemkot Balikpapan bersama Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen bersama agar putra putri Kaltim, khususnya Kota Balikpapan tidak menjadi penonton di rumahnya sendiri. Mengingat, Kota Balikpapan menjadi Kota penyangga Ibu Kota Negara, sehingga kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.


Permasalahan pengangguran merupakan masalah nasional yang perlu diselesaikan secara tepat baik oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota maupun instansi lintas sektoral.

Apalagi semakin ketatnya persaingan antar Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak dibarengi dengan tersedianya lowongan kerja yang memadai, sehingga ikut berkontribusi terhadap tingginya tingkat pengangguran di Kota Balikpapan yang saat ini mencapai 8,94 persen.

Adapun pencari kerja yang sudah terdaftar saat ini sebanyak 1.473 orang dari 1.975 lowongan yang tersedia, sehingga masih tersedia sekitar 500 orang. Dengan adanya kesempatan ini, masyarakat Kota Balikpapan seharusnya antusias.

"Kita sudah berusaha memberikan kesempatan kepada anak-anak kita. Ini menjadi catatan untuk kita semua. Tuntutan masyarakat Kaltim khususnya Kota Balikpapan yang selalu mengatakan dimana putera daerah mau bekerja kalau tidak diberikan kesempatan atau peluang. Sudah terjawab pada hari ini," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Disnaker Balikpapan Agung Budi Wibowo mengatakan maksud dan tujuan diselenggarakan Bursa Pameran Kerja, untuk mempertemukan pemberi kerja dengan pencari kerja dan untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Balikpapan.

Dari 1.975 lowongan pekerjaan yang disediakan, terdapat 442 jabatan yang disiapkan.

Disnaker Kota Balikpapan akan melaksanakan Job Market Fair kedua secara daring atau online di bulan Desember 2022. Kemudian, pada bulan Oktober 2022 akan melaksanakan Apprentice Market Fair (AMF) atau pemagangan, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi bagi pencari kerja, sehingga diharapkan perusahaan dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar