BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Saat ini, pengelolaan data kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi sebuah perusahaan dapat melalui Elektronik Data Badan Usaha (Edabu).
Aplikasi tersebut disediakan oleh BPJS Kesehatan untuk membantu sebuah perusahaan dalam mengelola data kepesertaan karyawannya.
Untuk mendukung hal tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan memberikan informasi tata cara penggunaan Edabu kepada perwakilan Human Resource Departement (HRD) perusahaan yang baru bergabung, Kamis (13/05/2022).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Sugiyanto menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah mendaftarkan karyawannya ke dalam Program JKN-KIS.
Tentunya, keberhasilan berjalannya Program JKN-KIS terjadi atas dasar dukungan berbagai stakeholder termasuk perusahaan-perusahaan.
"Dalam kegiatan hari ini diharapkan para perwakilan dari perusahaan dapat memahami cara pengelolaan kepesertaan karyawannya melalui Edabu.
Pengelolaan data seperti penambahan dan pengurangan karyawan serta perubahan data lainnya dapat dilakukan melalui edabu ini.
Kegiatan ini juga rutin kami lakukan agar informasi terbaru dapat tersampaikan kepada perusahaan dan karyawannya," kata Sugiyanto.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiyanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan badan usaha yang telah mendaftarkan para pekerjanya ke dalam Program JKN-KIS.
Untuk itu, dirinya berharap, para pekerja badan usaha dapat menerima manfaat jaminan kesehatan bagi dirinya maupun seluruh anggota keluarganya.
"Apabila kepesertaan pekerja di badan usaha memiliki kendala, para perwakilan badan usaha bisa dengan mudah menghubungi petugas Relationship Officer (RO) BPJS Kesehatan, sehingga kendala yang dialami dapat disampaikan ke petugas kami untuk ditindaklanjuti," tambah Sugiyanto.
Sebagai informasi, untuk di Kota Balikpapan jumlah perusahan yang telah mendaftarkan karyawannya ke dalam Program JKN-KIS terdapat sebanyak 2.845 perusahaan dengan jumlah total karyawan sebanyak 260.315 jiwa.
Terdapat pula fitur terbaru dari Edabu ini yaitu fitur cetak Kartu Indonesia Sehat (KIS). Fitur ini dapat dimanfaatkan oleh HRD perusahaan untuk mencetak kartu karyawannya.
Sementara itu, Rayi salah satu perwakilan perusahaan yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut menyebutkan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dirinya.
"Dengan adanya pemberian informasi seperti ini kami jadi mengetahui tata cara penggunaan edabu. Kami juga berharap nantinya edabu ini dapat membantu kami untuk mengelola kepesertaan BPJS Kesehatan.
Kalaupun nanti ada kendala pastinya kami akan menghubungi RO juga. Terkait dengan adanya BPJS Kesehatan ini, menurut kami banyak sekali manfaatnya. Terutama untuk penjaminan biaya berobat karyawan kami dan juga keluarganya," ucap Rayi.
(BorneoFlash.com/*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar