BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Adanya kebijakan Pemerintah memperbolehkan mudik lebaran tahun 2022, penumpang mudik lebaran tahun 2022 mengalami lonjakan baik yang menggunakan transportasi laut, udara maupun darat.
Salah satunya terjadi di Pelabuhan Semayang Kota Balikpapan yang mengalami lonjakan penumpang yang jauh berbeda dari tahun sebelumnya.
"Penumpang Pelabuhan Semayang kita prediksi kenaikan berkisar 200 persen dari tahun 2021," jelas Kepala
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan Takwim Masuku kepada awak media, Sabtu (30/4/2022).
Takwim mengatakan kesiapan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Semayang, dengan menambah satu kapal Pelni.
Sehingga total kapal yang tersedia untuk angkutan mudik lebaran tahun 2022 itu ada 10 kapal yang terdiri dari enam Kapal Pelni dan empat kapal milik swasta.
"Tujuan banyak ke Surabaya dan pare-pare. Itu yang jadi favorit," ujar Takwim.
Ya memang prediksi lonjakan penumpang terjadi di tanggal 29-30 April 2022. Untuk itu, pihaknya sudah ada antisipasi terlebih dahulu.
"Kami evaluasi terus. Sampai saat ini permintaan dengan ketersediaan kapal masih cukup," jelasnya.
Ia pun mengungkapkan jika total penumpang yang sudah melewati Pelabuhan Semayang itu kurang lebih 21 ribu penumpang per tanggal (28/4/2022).
Penumpang tiba ke Balikpapan kurang lebih 5 ribu dan sisanya itu penumpang yang berangkat.
Terkait arus balik penumpang, pihaknya akan mempersiapkan untuk menerima penumpang yang akan datang saja, karena diperkirakan tidak membludak seperti arus mudik.
"Arus balik dari sini mungkin agak sepi tapi nanti akan kami liat," imbuhnya.
Takwim mengimbau agar penumpang kapal mengikuti semua persyaratan yang telah ditetapkan, termasuk penumpang harus menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) sejak masuk ke pelabuhan hingga kapal berangkat.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar