Berita Kabupaten Kutai Barat

Seorang Pemuda Tenggelam Saat Hendak BAB di Sungai, Tim BPBD Kubar Lakukan Pencarian   

lihat foto
Tim BPBD Kutai Barat menyusuri sekitar sungai Mahakam di Kampung Tanjung Pagar untuk melakukan pencarian seorang pemuda yang diduga tenggelam saat hendak BAB di jamban sungai. Foto: HO/Pusdalops BPBD Kubar.
Tim BPBD Kutai Barat menyusuri sekitar sungai Mahakam di Kampung Tanjung Pagar untuk melakukan pencarian seorang pemuda yang diduga tenggelam saat hendak BAB di jamban sungai. Foto: HO/Pusdalops BPBD Kubar.

BorneoFlash.com, SENDAWAR - Seorang pemuda di Kampung Tanjung Pagar, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat diduga tenggelam dan hilang terbawa arus di sekitar muara sungai mahakam pada Kamis malam kemarin (24/2/2022).

Menurut keterangan yang dihimpun tim BPBD Kutai Barat, kronologi hilangnya pemuda bernama Rio Aidil Mulyadi alias Aryo (27) itu, bermula saat korban hendak buang air besar (BAB) di salah satu jamban yang ada disekitar Sungai Mahakam yang tak jauh dari rumahnya sekira pukul 09:30 Wita.

Namun setelah 45 menit lamanya, korban tak kunjung pulang sehingga membuat warga penasaran dan langsung di cek ke dalam jamban.

Saat pintu jamban dibuka, korban sudah tidak ada di dalam dan terlihat lantai dasar jamban patah sehingga diduga korban terjatuh dan tenggelam.

Sementara itu, tim BPBD bersama unsur TNI-Polri yang menerima laporan dari masyarakat langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian.

Hingga pada Jumat sore (25/2/2022), korban belum juga ditemukan oleh petugas. Sementara area pencarian sudah diperluas hingga kurang lebih 1 kilometer.


"Pencarian korban masih belum mendapatkan hasil memasuki hari kedua ini. Masih nihil," kata Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar, Erwin Sutanto saat dihubungi pada Jumat Sore (25/2/2022).

Saat melakukan upaya pencarian dengan menggunakan perahu karet, tim BPBD juga dibantu warga sekitar yang menggunakan perahu nelayan.

"Kita tetap terus melakukan pencarian di bantu TNI-Polri dan masyarakat setempat," jelasnya.

Adapun untuk area pencarian saat ini kata Erwin, petugas masih menyisir sekitar area sekitar lokasi kejadian dengan radius pencarian saat ini masih berkisar di 700 meter dari tempat terjadinya musibah tersebut.

"Area pencarian masih berkisar 700 meter dari lokasi, belum diperluas lagi. Mungkin besok kita perluas lagi hingga 1 kilometer (km). Tunggu hasil pencarian pada hari ini," terangnya.

(BorneoFlash.com/Lis)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar