BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal menyerahkan 395 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terdiri dari berbagai jurusan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Penyerahan peserta KKN Gelombang XI tahun 2021/2022 Universitas Balikpapan diterima oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balikpapan Doortje Marpaung, mewakili Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud di Aula Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Selasa (25/1/2022).
Rektor Uniba Dr Ir M Isradi Zainal mengatakan peserta KKN akan diterjunkan langsung ke masyarakat, untuk dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat yakni melakukan sesuatu yang berguna untuk masyarakat.
"Mohon diterima anak-anak kami. Mereka datang untuk menjadi bagian daripada pemerintah, melaksanakan apa yang baik untuk masyarakat," ujarnya.
Kota Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN), maka peserta KKN dapat memberikan semua ilmu yang dimiliki untuk kemajuan Kota Balikpapan. "Bantu Kelurahan dalam mencapai apa yang dicita-citakan," ucapnya.
Sementara itu, Doortje Marpaung menyambut baik pelaksanaan peserta KKN Universitas Balikpapan. Sebenarnya, sudah 11 tahun berkesinambungan dan dapat terus dilanjutkan, karena manfaatnya sangat dirasakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan.
"Sekaligus menjadi pengalaman bagi mahasiswa Uniba untuk terjun langsung mengabdi kepada masyarakat," terangnya.
Pasca Pandemi Covid 19, pemerintah berupaya untuk memulihkan ekonomi salah satunya dengan memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai acuan, karena hal itu kunci sukses untuk membantu membangkitkan perekonomian daerah.
"Saya berharap generasi muda tidak hanya nantinya mencari pekerjaan tapi lebih menciptakan dunia kerja, sehingga membantu pemerintah mengurangi beban pengangguran," ungkapnya.
Mengingat Ibu Kota Negara (IKN) telah ditetapkan, maka Balikpapan tidak hanya sebagai penunjang atau penyangga tetapi sebagai teras utama. Tentunya, Sumber Daya Manusia (SDM) harus lebih ditingkatkan terutama generasi muda, agar tidak menjadi penonton di rumah sendiri.
"Ini menjadi bagian dari tugas kami untuk mempersiapkan SDM yang berkompeten, berkualitas serta kompetitif untuk menghadapi masa yang akan datang," serunya.
Oleh karenanya, KKN hendaknya menjadi kesempatan untuk menempatkan diri, sehingga saat memasuki dunia kerja dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sudah memiliki pengalaman.
"Saya meminta kepada OPD untuk dapat menerima, membina dan membantu dalam menjalankan KKN. Berikan wawasan strategis dan pembelajaran terkait bidang yang dikerjakan," pungkasnya.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar