LPM Gunung Samarinda

Tak Elok Dipandang Mata dan Timbulkan Kemacetan, TPS Simpang Wonorejo Dipindah

zoom-inlihat foto
Kelurahan Gunung Samarinda bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Gunung Samarinda, Balikpapan Utara secara resmi membuka Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang baru, Rabu (29/9/2021). Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.
Kelurahan Gunung Samarinda bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Gunung Samarinda, Balikpapan Utara secara resmi membuka Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang baru, Rabu (29/9/2021). Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Dianggap tak elok dipandang mata, Kelurahan Gunung Samarinda bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Gunung Samarinda, Balikpapan Utara secara resmi membuka Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang baru, Rabu (29/9/2021).

Lurah Gunung Samarinda, Tarso mengatakan, pembukaan TPS Baru tersebut dikarenakan

TPS yang awalnya di Simpang tiga Wonorejo itu sering kali menimbulkan kemacetan dan membuat pemandangan yang kusam dikarenakan TPS yang tidak terlalu besar.

Kemudian TPS tersebut akhirnya ditutup dan dipindahkan ke TPS yang baru saja diresmikan tepatnya di samping apotek kimia Farma RT 55 Kelurahan Gunung Samarinda.

Oleh karena itu dirinta mengucap syukur atas peresmian kegiatan ini. TPS yang baru ini adalah salah satu harapan masyarakat yang sudah lama ingin diwujudkan dan hari ini itu bisa diresmikan.

"Alhamdulillah, ini sebetulnya keinginan semua masyarakat kelurahan gunung Samarinda, memang salah satu permasalahan atau problem saya tanya memang iya salah satu di samping banjir salah satunya ini," ujarnya.

TPS yang awalnya di Simpang tiga Wonorejo akhirnya ditutup dan dipindahkan ke TPS yang baru. Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.
TPS yang awalnya di Simpang tiga Wonorejo akhirnya ditutup dan dipindahkan ke TPS yang baru. Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.

Untuk itu, dengan keberadaan TPS yang baru ini dirinya menghimbau kepada masyarakat agar membuang sampah ditempat yang baru dan tidak lagi membuang ke TPS yang lama.

"Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," harapnya.


Ditempat yang sama, ketua LPM Gunung Samarinda, Halili Adi Negara manambahkan. Proses sebelum peresmian TPS ini adalah bagian bentuk kepekaan LPM dan kelurahan.

"Ini memang selama ini, bahwa LPM sangat antusias ingin sekali memindahkan sampah yang berada di Simpang Wonorejo, yang saat ini sudah dipindah Alhamdulillah," ucapnya.

Perlu diketahui, Halili Adi Negara adalah orang yang memprakarsai berdirinya TPS yang baru ini, dimana sebelumnya jalan menuju ke TPS yang baru itu adalah samping alur sungai dan banyak longsoran, belum ada jalan sama sekali.

"Mendatangkan alat berat, saya pakai selama 3 hari alat berat tersebut, 3 hari alhamdulillah juga selesai dikerjakan. Kami urug itu kurang lebih 25 truk dan itu juga bukan pakai biaya dari siapa-siapa semua dana dari saya maupun pengurus LPM" ungkapnya.

Melalui tekad yang kuat, Ia membuat jalur dari pihak LPM dengan mendatangkan alat berat untuk membuat jalur tersebut.

Ada 200 meter dari jalan raya ke TPS yang baru itu karena lokasi nya tepat berada di samping sungai, jadi dari jalan raya menuju TPS baru itu di samping sungai.

"Estimasi untuk anggaran secara pribadi saya tidak pernah minta-minta kemanapun, ini juga semua murni pribadi dari saya. mulai dari nol belum membuka lahan sampai membuka lahan pakai alat berat," ungkapnya.

ketua LPM Gunung Samarinda, Halili Adi Negara. Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.
ketua LPM Gunung Samarinda, Halili Adi Negara. Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.

Diterangkannya, ada tiga bak kontainer sampah yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan jalan pengecoran dari Dinas Pekerjaan Umum dengan anggaran Rp 600 juta dalam 3 paket dan juga diberikan penerangan dari Dinas Perhubungan sebanyak 5 tiang PJU.

"Namanya bak sampah Kampung Timur, bukan Wonorejo. kalau Wonorejo hanya meliputi meliputi 5 RT tapi kalau ini seluruh RT baik di gunung Samarinda maupun gunung Samarinda baru boleh membuang sampah di sini karena untuk masyarakat ini bukan untuk wilayah gunung Samarinda saja," pungkasnya.

(BorneoFlash.com/Eko)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar