Kota Balikpapan

Kegiatan Bersih Pantai Damba Disambut Antusias, Japai Kopi Kolaborasi dengan Gerak Kecil Gaet Kaum Milenial  

lihat foto
Pelajar Balikpapan ikut berpartisipasi memberikan pantai Damba pada Sabtu (4/9/2021). Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.
Pelajar Balikpapan ikut berpartisipasi memberikan pantai Damba pada Sabtu (4/9/2021). Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Salah satu bentuk peduli terhadap kebersihan pantai, Japai Kopi Kolaborasi dengan Gerak Kecil Gaet Kaum Milenial membersihkan seputaran pesisir pantai Damba, Kelurahan Damai Baru, Balikpapan Selatan, Sabtu (4/9/2021).

Dalam kegiatan bertajuk pesisir bersih tersebut, juga nampak dihadiri warga setempat, Bank Sampah Kota Hijau, Ecoenzim, sekolah Adiwiyata Balikpapan, DLH dan Go-Jek

Faiz, inisiator Gerak Kecil mengungkapkan rasa syukurnya karena kegiatan bersih pantai yang berlangsung dalam kesempatan tersebut dapat berjalan lancar.

"Insyaallah kedepannya kami akan berkolaborasi dengan pihak manapun yang ingin bergabung dalam upaya menyelamatkan alam kita. Seperti dengan melakukan kegiatan bersih-bersih pantai yang berlangsung pada saat ini," ujarnya.

Dari hasil pengumpulan sampah ini, ia terangkan, untuk sampah yang tidak bisa didaur ulang nantinya akan langsung dibuang Ke TPA.

Ditempat yang sama, Forum Komunikasi Bank Sampah Balikpapan Abdurahman juga menyambut baik kegiatan bersih-bersih pantai pada saat itu. Dirinya menilai kegiatan yang berlangsung pada kesempatan tersebut dianggap sangat baik.

"Sangat baik, karena membuat anak muda bergerak dan memotivasi teman-teman nya untuk melakukan kegiatan positif," ujarnya.

Oleh karena itu lanjut dia terangkan, dari teman-teman Bank Sampah kedepan berencana akan mengajak RT agar dapat membuat Bank Sampah di sini.

Sehingga sampah-sampah warga ini bisa dikelola. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah memilah sampah dari sumbernya.


"Dengan demikian, sampah-sampah ini nantinya bisa dimanfaatkan. Seperti sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai kompos, ekoenzim. Sementara untuk sampah non organik dapat dibawa ke Bank Sampah agar dapat bernilai ekonomis," jelasnya.

Alhasil dengan demikian sampah-sampah warga tidak terbuang dan semua bisa dimanfaatkan.

Untuk itu dirinya berharap, mudah-mudahan ketua RT bisa tanggap dan secepatnya mengumpulkan warganya untuk membentuk kepengurusan Bank Sampah.

"Kedepan, kami juga berencana akan melakukan penanaman Mangrove di sini. Namun sebelum itu kami terlebih dahulu akan mengedukasi ke warga yang dihulu agar tidak membuang sampah ke sungai ," jelasnya.

Sementara itu, salah satu pelajar, SDN 14 Balikpapan menyambut baik kegiatan bersih-bersih pantai dalam kesempatan tersebut.

Tak lupa, sebelum kegiatan, dirinya juga sudah mempersiapkan alat-alat untuk membersihkan sampah-sampah di sekitar pantai berupa plastik, dan sarung tangan.

"Senang kalau pantainya bersih. Karena kalau bersih enak aja pantainya untuk dilihat," pungkasnya.

(BorneoFlash.com/Eko)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar