Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Berau Siap Terapkan Antrean Elektronik

oleh -
Fasilitas kesehatan di Kabupaten Berau yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan siap menerapkan Antrean Elektronik, kegiatan sosialisasi mengenai akses layanan tersebut, kamis (24/06/2021). Foto : HO.
Fasilitas kesehatan di Kabupaten Berau yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan siap menerapkan Antrean Elektronik, kegiatan sosialisasi mengenai akses layanan tersebut, kamis (24/06/2021). Foto : HO.

BorneoFlash.com, TANJUNG REDEB – Antrean online bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kini dapat dimanfaatkan melalui aplikasi Mobile JKN. 

Fasilitas kesehatan di Kabupaten Berau yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan siap menerapkan hal tersebut. Dalam kegiatan sosialisasi mengenai akses layanan tersebut, kamis (24/06/2021).

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Berau, Johansyah menyebutkan hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN-KIS.

“Antrean online dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN-KIS dalam mengakses layanan kesehatan, pelayanan tersebut akan mempermudah peserta dalam mendapatkan nomor antrean sehingga tidak terjadi penumpukan antrean di fasilitas kesehatan.

Apalagi pada saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi, maka untuk menghindari kerumunan diharapkan peserta JKN-KIS dapat memanfaatkan layanan tersebut. Selain untuk mengambil nomor antrean, pada aplikasi Mobile JKN juga peserta dapat melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang bertugas di fasilitas kesehatan. 

Tentunya, BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan siap bekerja sama untuk memberikan layanan ini,” ujar Johansyah.

Selain untuk mengambil antrean dan konsultasi online, fitur lainnya pada aplikasi Mobile JKN yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN-KIS antara lain perubahan data, informasi pembayaran iuran dan fitur permohonan informasi serta penyampaian keluhan.

Sementara itu, salah satu perwakilan fasilitas kesehatan Rizki Maulinda menyebutkan layanan ini sangat bermanfaat bagi fasilitas kesehatan sendiri maupun peserta JKN-KIS. Menurut pengalamannya selama satu tahun terakhir, fasilitas kesehatannya telah menerapkan konsultasi secara  online. Dirinya merasakan manfaat kemudahan bagi faskes maupun peserta JKN-KIS.

“Layanan ini sangat penting bagi peserta JKN-KIS maupun faskes itu sendiri, selama satu tahun menerapkan konsultasi online banyak peserta yang merasakan manfaatnya. Terkadang ada beberapa peserta yang sulit untuk datang langsung, mungkin terkendala dengan hal yang lainnya.

Dalam penerapan antrean online ini juga, saya akan langsung berkoordinasi dengan pihak manajemen untuk menjalankan layanan ini. Harapannya, hal ini dapat bermanfaat bagi peserta JKN-KIS

Sebagai contoh apabila peserta ada kendala bisa disampaikan lewat aplikasi, terus juga peserta dapat berkonsultasi tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan dan juga peserta bisa menunggu antrean di rumah tanpa nunggu berlama-lama di fasilitas kesehatan,” ujar Rizki Maulinda.

Sebagai informasi, jumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Berau terdapat 22 fasilitas kesehatan yang terdiri dari rumah sakit, Puskesmas dan klinik. (*)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.