BorneoFlash.com, - Kegiatan industri hulu migas ditengah Pandemi Covid-19 masih tetap terus berjalan. Begitu pula dengan peran Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (SKK Migas Kalsul).
Beberapa kegiatan pengadaan tanah yang akan digunakan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) untuk melakukan pengeboran eksplorasi dan pengeboran pengembangan masih terus dilakukan fasilitasi oleh SKK Migas Kalsul kepada KKKS selaku mitranya.
Beberapa KKKS yang telah mengajukan pengadaan tanah pada tahapan, survei hingga sosialisasi, walaupun SKK Migas tidak dapat menghadiri secara fisik ke lapangan, namun melalui media daring proses pengadan tanah tetap dapat berjalan.
"Proses pengadaan tanah yang dimintakan KKKS untuk pengeboran tetap kami usahakan dapat berjalan, walau tak harus turun ke lapangan" ujar Senior Manager Humas, Sebastian Julius.
Diakuinya, pada situasi normal biasanya tim SKK Migas selalu mendampingi KKKS dalam proses survei untuk mengetahui posisi dan kondisi lokasi yang akan dibebaskan.
Begitu pula dengan keberadaan tanam tumbuh dan bagunan-bangunan yang berada diatas kawasan tersebut. Namun dengan melalui media daring, proses tersebut bisa dilakukan dengan video conference dengan pihak KKKS, pemilik lahan serta pihak kecamatan dan kelurahan setempat yang berada di lapangan. Begitupula dengan kegiatan sosialisasi pada pemilik lahan serta pihak kecamatan dan kelurahan yang terlibat dalam pengadaan tanah. Kegiatan ini tetap dapat dilakukan dengan sistem yang sama, namun harus mematuhi social distancing dan protokol kesehatan yang telah ditetapkan industri hulu migas. "Dalam setiap kegiatan pengadaan tanah ini, setiap proses yang dilakukan oleh industri hulu tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku," papar Sebastian. Pengadaan tanah dalam kegiatan industri hulu migas saat ini memang masih menjadi perhatian SKK Migas. Dimana proses pengeboran yang memerlukan tanah oleh KKKS jangan sampai ada kendala di lapangan. Karena sesuai dengan rencana kerja yang dilakukan oleh KKKS, bila pengadaan tanah ini terkendala atau molor, dipastikan rencana kerja eksplorasi atau pengembangan yang telah dibuat akan mendapat dampaknya. Diingatkan kembali pada masyarakat yang tanahnya akan dibebaskan untuk kegiatan hulu migas.
Bahwa kegiatan ini merupakan proyek Pemerintah Indonesia dalam rangka mencari sumber-sumber cadangan migas baru dan meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan energi migas nasional. Salah satu strategi yang dilakukan oleh SKK Migas untuk menaikan produksi migas nasional secara signifikan adalah dengan mendorong dilakukan kegiatan eksplorasi migas secara massif. "Mari kita dukung bersama proses pengadaan tanah untuk kegiatan pengeboran eksplorasi dan pengeboran pengembangan. Karena dengan upaya tersebut, sumber-sumber cadangan migas baru akan dapat ditemukan dan produksi migas nasional dapat bertambah dari sebelumnya," tandas Sebastian.(*)
Begitu pula dengan keberadaan tanam tumbuh dan bagunan-bangunan yang berada diatas kawasan tersebut. Namun dengan melalui media daring, proses tersebut bisa dilakukan dengan video conference dengan pihak KKKS, pemilik lahan serta pihak kecamatan dan kelurahan setempat yang berada di lapangan. Begitupula dengan kegiatan sosialisasi pada pemilik lahan serta pihak kecamatan dan kelurahan yang terlibat dalam pengadaan tanah. Kegiatan ini tetap dapat dilakukan dengan sistem yang sama, namun harus mematuhi social distancing dan protokol kesehatan yang telah ditetapkan industri hulu migas. "Dalam setiap kegiatan pengadaan tanah ini, setiap proses yang dilakukan oleh industri hulu tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku," papar Sebastian. Pengadaan tanah dalam kegiatan industri hulu migas saat ini memang masih menjadi perhatian SKK Migas. Dimana proses pengeboran yang memerlukan tanah oleh KKKS jangan sampai ada kendala di lapangan. Karena sesuai dengan rencana kerja yang dilakukan oleh KKKS, bila pengadaan tanah ini terkendala atau molor, dipastikan rencana kerja eksplorasi atau pengembangan yang telah dibuat akan mendapat dampaknya. Diingatkan kembali pada masyarakat yang tanahnya akan dibebaskan untuk kegiatan hulu migas.
Bahwa kegiatan ini merupakan proyek Pemerintah Indonesia dalam rangka mencari sumber-sumber cadangan migas baru dan meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan energi migas nasional. Salah satu strategi yang dilakukan oleh SKK Migas untuk menaikan produksi migas nasional secara signifikan adalah dengan mendorong dilakukan kegiatan eksplorasi migas secara massif. "Mari kita dukung bersama proses pengadaan tanah untuk kegiatan pengeboran eksplorasi dan pengeboran pengembangan. Karena dengan upaya tersebut, sumber-sumber cadangan migas baru akan dapat ditemukan dan produksi migas nasional dapat bertambah dari sebelumnya," tandas Sebastian.(*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar