Salah satu perusahaan yang menandatangani kerja sama tersebut adalah PT Starbright International Investment, yang berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd. Perusahaan ini akan mengembangkan kawasan yang mencakup apartemen suite, restoran, ritel, serta perkantoran, dengan rencana pembangunan dimulai pada kuartal II tahun 2027.
Sementara itu, PT Hauptstadt Indonesia Borneo berencana membangun kafe dengan konsep pesawat terbang yang mengusung desain lounge and mini sport. Pembangunan fasilitas ini dijadwalkan dimulai pada kuartal III tahun 2026.
Adapun PT Oceans Resto Nusantara, yang dikenal sebagai salah satu restoran seafood ternama di Balikpapan, akan memulai tahap perencanaan pembangunan restoran di kawasan IKN pada kuartal II tahun 2026.
Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyampaikan optimismenya terhadap prospek investasi di Ibu Kota Nusantara. Ia menilai pembangunan IKN akan membuka peluang besar bagi dunia usaha, termasuk investor internasional.
“Sebagai Presiden pendiri Kamar Dagang untuk Hainan, kami akan secara aktif mempromosikan proyek investasi di Ibu Kota Nusantara untuk menarik lebih banyak investor memulai bisnis di sini. Kami merasa terhormat mendapat kesempatan berinvestasi di IKN,” ujarnya.
Menurutnya, Nusantara memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kota modern yang menarik bagi dunia internasional.
“Kami optimistis Ibu Kota Nusantara akan menjadi salah satu kota terindah di dunia,” tambahnya.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi sinyal positif bagi dunia usaha bahwa Ibu Kota Nusantara semakin terbuka sebagai destinasi investasi yang menjanjikan. Pemerintah melalui Otorita IKN juga terus berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal, proses yang transparan, serta kepastian hukum bagi para investor yang berpartisipasi dalam pembangunan Nusantara. (*/Humas Otorita IKN)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar