Selain pengamanan tempat ibadah dan pusat keramaian, kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan selama arus mudik dan arus balik.
Rekayasa lalu lintas seperti penerapan sistem one way maupun contra flow disiapkan pada ruas jalan yang berpotensi mengalami kemacetan.
Khairul menambahkan, patroli keamanan juga akan ditingkatkan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas konvensional, aksi balap liar, hingga potensi konflik antarkelompok.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah untuk mudik agar memanfaatkan layanan kepolisian, termasuk fasilitas penitipan kendaraan di kantor polisi.
“Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang mudik,” kata Khairul.
Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga situasi keamanan selama periode mudik dan perayaan Idulfitri agar tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar