Pemkot Balikpapan

RDMP Balikpapan Diresmikan, Pemkot Optimistis Dorong Ketahanan Energi dan Buka Peluang Kerja

lihat foto
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh Presiden RI menjadi momentum strategis bagi penguatan ketahanan nasional, sekaligus peluang besar bagi pembangunan daerah.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyebut RDMP sejalan dengan visi-misi Presiden terkait ketahanan pangan, energi, dan air.

Bagus menegaskan, Presiden secara konsisten menyampaikan bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas utama. Bahkan sejak 31 Desember 2025, Indonesia telah mencapai swasembada beras.

“Ketahanan pangan sudah tercapai. Yang kedua adalah ketahanan energi, dan ini menjadi bagian penting dari RDMP Balikpapan,” ujar Bagus, pada Selasa (13/1/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan Direktur Pertamina yang diperkuat oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kebutuhan solar nasional kini sudah tidak lagi bergantung pada impor. “Ini capaian luar biasa. Artinya, dari sisi energi kita makin mandiri,” jelasnya.

Sebagai kota dengan posisi strategis industri hulu dan hilir migas, Balikpapan diharapkan mendapat dampak ekonomi signifikan dari keberadaan RDMP. Bagus menilai proyek ini membuka peluang besar bagi generasi muda, baik dalam dunia kerja maupun inovasi industri.

“Anak-anak muda kita diharapkan bisa menjadi agen perubahan, agen modernisasi, dan agen pembangunan. RDMP ini harus menjadi pemicu munculnya inisiatif dan kreativitas,” katanya.


Pemkot Balikpapan juga optimistis RDMP dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan di daerah. Namun demikian, Bagus menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlangsungan proyek tersebut, mengingat RDMP merupakan proyek strategis nasional dengan nilai investasi mencapai Rp127 triliun.

“Ini aset nasional yang luar biasa nilainya. Sudah sepatutnya kita jaga bersama,” tegasnya.

Selain berdampak pada sektor industri dan ketenagakerjaan, RDMP Balikpapan diharapkan mampu mengatasi persoalan distribusi energi di daerah.

Pemerintah optimistis antrean BBM dan kelangkaan LPG dapat diminimalkan, mengingat LPG juga menjadi salah satu produk yang dihasilkan dari kilang tersebut.

“Ke depan tidak ada lagi kemacetan karena antrean BBM atau kelangkaan LPG. Tentu infrastrukturnya harus disiapkan, termasuk penataan distribusi dan penertiban agen,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemkot Balikpapan juga berencana membuka jaringan gas baru bagi masyarakat sebagai bagian dari pemanfaatan hasil RDMP, sekaligus mendukung efisiensi energi rumah tangga dan industri kecil.

Beroperasinya RDMP Balikpapan, pemerintah daerah berharap ketahanan energi nasional semakin kuat, sekaligus membawa dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Balikpapan.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar