China Siap Buka Peluang Baru bagi Indonesia di Usia 75 Tahun Hubungan Diplomatik

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Ketua Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (Chinese People's Political Consultative Conference/CPPCC) Wang Huning (kiri) bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Ketua Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (Chinese People's Political Consultative Conference/CPPCC) Wang Huning (kiri) bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
banner 300×250

BorneoFlash.com, JAKARTA –  Penasihat politik senior China Wang Huning menyatakan Beijing siap memperkuat penyelarasan strategi pembangunan dengan Indonesia saat berkunjung pada 3 – 4 Desember 2025.

 

Wang, yang juga Ketua CPPCC, datang atas undangan Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto, ia menegaskan komitmen China untuk menjalankan berbagai konsensus kedua kepala negara dan mendorong jalur modernisasi sesuai kondisi nasional masing-masing.

 

Di Jakarta, Wang bertemu dengan Puan Maharani, Sultan Bachtiar Najamudin, dan Ahmad Muzani. Ia menegaskan dukungan China terhadap stabilitas politik Indonesia dan keyakinannya bahwa Indonesia akan menjunjung prinsip “Satu China” serta menolak separatisme “kemerdekaan Taiwan.”

 

Presiden Prabowo menyampaikan kekaguman Indonesia terhadap kemajuan China dan menegaskan kembali komitmen pada prinsip “Satu China.” Ia optimistis hubungan bilateral dapat berkembang lebih cepat.

 

Dalam pertemuan dengan Muzani, Wang menyoroti 75 tahun hubungan diplomatik dan menegaskan kesiapan China memperluas keterbukaan serta membuka peluang baru bagi Indonesia. Ia juga menyatakan CPPCC siap memperdalam pertukaran dengan MPR RI. Muzani menyambut komitmen tersebut dan siap menindaklanjuti konsensus kedua pemimpin.

 

Dalam dialog dengan Puan dan Najamudin, Wang menegaskan kesiapan China meningkatkan persahabatan, kepercayaan, dan kerja sama strategis. Keduanya mendukung BRI dan berkomitmen memperdalam kerja sama saling menguntungkan.

 

Wang juga menyampaikan hasil Sidang Pleno Keempat Partai Komunis China dan menegaskan kesiapan Beijing menyelaraskan modernisasi China dengan Visi Indonesia Emas 2045. Pihak Indonesia menyampaikan selamat dan siap mendorong hubungan bilateral ke tingkat lebih tinggi. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.