Pemkab Kutai Kartanegara

Penyaluran Beasiswa Kukar Idaman Tahap Dua Tersendat karena Rekening Dormant

lihat foto
Kepala Bagian Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Kepala Bagian Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Penyaluran Beasiswa Kukar Idaman tahap dua memasuki tahap akhir, namun menghadapi hambatan signifikan: dari total 4.015 penerima, terdapat 175 mahasiswa dan pelajar yang belum menerima dana karena rekening mereka dormant atau tidak aktif.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan penanganan khusus agar sisa beasiswa dapat tersalurkan tepat waktu.

Kepala Bagian Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan pihaknya sejak awal pekan telah menyiapkan daftar rekening dormant lengkap dengan PIC (Person in Charge) dari masing-masing wilayah, sehingga proses perbaikan bisa lebih cepat dan terarah.

“Untuk rekening dormant, insyaallah hari ini suratnya kami siapkan dan akan diunggah di website serta media resmi Pemkab,” ucap Dendy, pada Kamis (20/11/2025).

Dendy menjelaskan, surat tersebut akan mencantumkan PIC tiap wilayah agar mahasiswa dan pelajar terdampak bisa segera melakukan perbaikan.

“Silakan menghubungi PIC yang telah ditentukan,” tambahnya.


Bagi penerima yang sedang berada di luar kota, Pemkab memberikan fleksibilitas dengan membuka rekening baru terlebih dahulu, sementara aktivasi fisik dapat dilakukan ketika yang bersangkutan kembali ke Kukar.

“Kalau sedang di luar daerah, boleh buka rekening baru dulu. Aktivasi fisiknya nanti dilakukan setelah mereka kembali,” jelas Dendy.

Ia juga mengingatkan bahwa meski dana tetap akan masuk, pencairan hanya dapat dilakukan setelah aktivasi fisik di bank. Mahasiswa diminta tidak menunda proses tersebut agar rekening tidak kembali dormant.

“Semuanya menyesuaikan siklus keuangan. Batas akhirnya tanggal 25 Desember,” tegasnya.

Dengan publikasi daftar rekening dormant dan instruksi tindak lanjut, Pemkab Kukar menargetkan seluruh sisa beasiswa tersalurkan sebelum tutup anggaran, sekaligus menjadikan pengalaman tahun ini sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan regulasi tahun 2026.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar