Tragedi di Kolam Bekas Galian Sinarmas: Enam Anak Tewas, DPRD Balikpapan Akan Panggil Pemilik Lahan

oleh -
Editor: Ardiansyah
Enam Anak tenggelam di kolam bekas galian di lahan milik Sinarmas. Semua korban telah ditemukan dan dievakuasi ke RSKD Balikpapan pada Senin (17/11/2025) malam. Foto: Tangkapan layar IEA Balikpapan
Enam Anak tenggelam di kolam bekas galian di lahan milik Sinarmas. Semua korban telah ditemukan dan dievakuasi ke RSKD Balikpapan pada Senin (17/11/2025) malam. Foto: Tangkapan layar IEA Balikpapan
banner 300×250

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Enam anak meninggal dunia setelah tenggelam di kolam bekas galian di lahan milik Sinarmas pada Senin (17/11/2025). Keenam korban telah ditemukan dan dievakuasi ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

 

Data korban yang telah terkonfirmasi (A1) oleh keluarga sebagai berikut:

  1. Alfa Kaltian Hadi, 13 tahun (P)
  2. Araval Lirman Azka Faiz, 9 tahun (L)
  3. Ica Nawang, 11 tahun (P)
  4. Kartika Ardayanti, 9 tahun (P)
  5. Zairah, 5 tahun (P)
  6. Muhammad Rifai Alamsyah, 10 tahun (L)

 

Kejadian bermula ketika enam anak tersebut bermain di pinggir kolam bekas galian. Tanpa disadari, mereka bergerak hingga ke bagian tengah kolam yang memiliki kedalaman cukup dalam, sebelum akhirnya tenggelam.

 

Dalam sebuah video yang beredar, seorang warga mengaku sempat mengevakuasi satu dari enam korban.

 

“Pas tadi saya nyelam, posisi anak itu kalau nggak salah ada tiga atau empat. Mau kuambil semua, nggak mampu saya, jadi satu saja yang kuselamatkan,” ujarnya dalam rekaman tersebut.

 

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, membenarkan adanya enam korban dalam insiden ini.

 

“Betul, empat perempuan dan dua laki-laki. Saat ini seluruh korban berada di RSKD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

 

DPRD Balikpapan Akan Panggil Pemilik Lahan

Mengetahui peristiwa ini, Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri langsung menuju lokasi kejadian. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius, terutama bagi pemilik lahan.

 

“Ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan kita menunggu hasilnya seperti apa. Namun besok kami akan memanggil Sinarmas atau Grand City untuk meminta penjelasan terkait hal ini,” ujarnya di lokasi.

Baca Juga :  HUT ke-3 Mitra Tokopedia Klaim Penghasilan 9 dari 10 Pegiat Usaha Tradisional Naik Pesat Termasuk di Kaltim

 

DPRD Balikpapan dijadwalkan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mencari kejelasan dan memastikan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.