BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kota Balikpapan kembali menghadirkan kegiatan unik yang memadukan semangat olahraga, wisata, dan kepedulian lingkungan melalui Balikpapan Forest Trail Run 2025.
Tak sekadar lomba lari, ajang ini menjadi pengalaman berlari di tengah hijaunya hutan konservasi Kebun Raya Balikpapan (KRB) sambil menghirup segarnya udara alami.
Mengusung tema “Run Through Nature, Breathe The Forest”, kegiatan yang digelar pada 7 Desember 2025 ini mengundang para pecinta olahraga alam untuk menjelajahi lintasan hutan tropis yang menantang sekaligus menenangkan. Pendaftaran telah dibuka sejak 29 Oktober hingga 10 November 2025, atau hingga kuota 1.000 peserta terpenuhi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menuturkan bahwa ajang ini bukan hanya soal kecepatan berlari, melainkan tentang bagaimana olahraga bisa menjadi sarana edukasi dan pelestarian alam.
“Kami ingin masyarakat tidak sekadar berolahraga, tetapi juga menikmati udara segar sambil belajar tentang konservasi hutan di Kebun Raya,” ujar Sudirman, saat dikonfirmasi pada Selasa (11/11/2025).
Tahun ini, panitia membuka dua kategori utama yakni 2,5K Kids Dash untuk peserta berusia 10–16 tahun dengan biaya pendaftaran Rp130.000 (kuota 200 peserta), dan 7K Umum untuk pria dan wanita dengan biaya Rp180.000 (kuota 800 peserta).
Setiap peserta akan mendapatkan jersey eksklusif, medali finisher, race pack, serta kupon doorprize. Tak hanya itu, hadiah menarik menanti, mulai dari sepeda listrik, jam tangan lari, televisi, hingga uang tunai jutaan rupiah bagi tiga finisher tercepat di setiap kategori.
Menariknya, kegiatan ini juga akan dimeriahkan dengan pameran produk lokal, booth komunitas pecinta alam, serta edukasi lingkungan bagi anak-anak.
“Dengan menggabungkan olahraga, wisata, dan edukasi, kegiatan ini diharapkan menjadi simbol eco-sport tourism Balikpapan. Kami ingin memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata hijau dan berkelanjutan di Kalimantan Timur,” tambah Sudirman.
Balikpapan Forest Trail Run 2025 pun diharapkan menjadi agenda tahunan yang tak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menumbuhkan cinta terhadap alam. “Setiap langkah di lintasan ini bukan sekadar langkah olahraga, tapi langkah kecil menjaga paru-paru kota,” tutupnya. (Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar