BorneoFlash.com, SANGATTA — Cahaya kini tak lagi padam di dua desa pesisir Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur.
Setelah sekian lama hanya menikmati listrik pada malam hari, kini warga Desa Manubar dan Desa Manubar Dalam akhirnya dapat merasakan nyala listrik 24 jam penuh berkat kerja nyata PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) bersama Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bontang.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menghadirkan pemerataan akses energi hingga ke pelosok dan wilayah terpencil. Melalui optimalisasi pembangkit isolated di Manubar Dalam, PLN berhasil meningkatkan kapasitas operasional sehingga listrik kini menyala tanpa henti sepanjang hari.
Kabar gembira ini disambut penuh sukacita oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas upaya PLN yang terus menjangkau wilayah pesisir.
“Sudah lama masyarakat Manubar dan Manubar Dalam menunggu listrik siang dan malam. Terima kasih kepada PLN yang terus bekerja keras menghadirkan layanan hingga ke daerah terpencil. Semoga desa lainnya segera menyusul,” ujar Ardiansyah, Jumat (18/10/2025).
Dengan hadirnya listrik 24 jam, aktivitas warga kini lebih leluasa. Anak-anak bisa belajar kapan saja, pelaku usaha kecil dapat meningkatkan produksi, dan layanan publik bisa berjalan lebih optimal.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PLN untuk memastikan keandalan listrik di seluruh Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
“Hadirnya listrik 24 jam bukan sekadar soal penerangan, tetapi juga pendorong aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di daerah pesisir,” ungkap Chaliq.
Ia juga menambahkan bahwa PLN terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat jaringan kelistrikan di wilayah dengan akses sulit.
“Listrik yang andal adalah fondasi kesejahteraan. Dengan energi yang merata, masyarakat punya peluang yang sama untuk maju,” tambahnya.
Dengan beroperasinya listrik 24 jam di Sandaran, PLN UID Kaltimra menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan “terang yang menyatukan negeri.”
Bukan hanya menyalakan lampu di rumah-rumah warga, tetapi juga menyalakan harapan, semangat, dan peluang baru bagi masyarakat pesisir untuk tumbuh dan berkembang bersama kemajuan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar