Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, menyampaikan komitmen Perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berdampak dan inovatif.
“PHI dan anak perusahaan, seperti PHM, berkomitmen untuk menjalankan TJSL melalui program pelibatan dan pengembangan masyarakat atau Community Involvement & Development (CID) yang dapat mendukung pengembangan dan kemandirian masyarakat, serta pelestarian lingkungan,” jelasnya.
Seperti dalam kegiatan ini, Perusahaan memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat menjadi solusi atas persoalan yang dialami oleh penerima manfaat saat ini dan di masa mendatang.
“Kami menerapkan pendekatan yang bisa menjamin bahwa program-program CID Perusahaan sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat menjadi solusi yang berkelanjutan atas isu atau persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah tersebut, seperti yang dialami oleh pondok pesantren ini,” imbuh Dony.
Melalui program pelibatan dan pengembangan masyarakat ini, Perusahaan berharap keberadaan fasilitas baru dapat memberikan kenyamanan, mendukung aktivitas belajar para santri, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi.
“Fasilitas yang memadai dan nyaman diharapkan akan mendukung peningkatan kualitas belajar dan mengajar di pondok pesantren ini demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar