TP-PKK Kota Balikpapan

Dedikasi Tak Pernah Padam, Kader PKK Balikpapan Raih Penghargaan Nasional Setelah 40 Tahun Mengabdi

lihat foto
Aidawati menerima penghargaan tertinggi, Adhi Bhakti Utama dari Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Tito Karnavian dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 PKK yang digelar di Samarinda, Selasa (8/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist
Aidawati menerima penghargaan tertinggi, Adhi Bhakti Utama dari Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Tito Karnavian dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 PKK yang digelar di Samarinda, Selasa (8/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Sebuah kebanggaan kembali diraih oleh Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan dalam ajang nasional. Dua kadernya berhasil meraih penghargaan dari Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 PKK yang digelar di Samarinda, Selasa (8/7/2025).

Salah satu penghargaan tertinggi, Adhi Bhakti Utama, diberikan kepada Aidawati, sosok kader yang telah mendedikasikan hidupnya selama lebih dari 40 tahun untuk gerakan pemberdayaan masyarakat melalui PKK.

“Saya mulai menjadi kader sejak usia 14 tahun. Saya bergabung karena ingin membantu orang lain dan merasa bahagia bisa meluangkan waktu dan tenaga untuk hal-hal yang bermanfaat,” ungkap Aidawati penuh semangat, pada hari Minggu (13/7/2025) melalui sambungan seluler.

Aidawati mengikuti Lomba Kader PKK Berprestasi untuk kategori pengabdian 25 tahun. Perjalanan panjangnya dimulai dari seleksi tingkat kecamatan, lalu berlanjut ke tingkat kota, hingga akhirnya mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional bersama satu kader lainnya dari Balikpapan.

“Dari seluruh Indonesia, hanya 41 orang terpilih. Kalimantan Timur mengirim lima wakil, dua dari Balikpapan dan tiga dari Samarinda,” jelasnya.

Meski penghargaan diberikan untuk pengabdian minimal 25 tahun, Aidawati telah berkontribusi lebih dari empat dekade. Ia mengirimkan profil lengkap, piagam, foto kegiatan, hingga trofi yang diraihnya selama menjadi kader sebagai bagian dari proses penilaian.


Saat ini, Aidawati menjabat sebagai pengurus di Pokja IV TP-PKK Balikpapan, yang membidangi kesehatan, lingkungan hidup, dan pola hidup bersih dan sehat. Bersama timnya, ia rutin memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada kader-kader di tingkat RT.

Tak hanya itu, ia juga aktif sebagai kader PIA Gizi, yang bekerja sama dengan puskesmas dalam mendampingi ibu hamil dan mencegah stunting di lingkungan masyarakat.

“Kolaborasi dengan kelurahan dan puskesmas terus kami lakukan untuk membangun keluarga yang sehat dan sejahtera,” katanya.

Aidawati menyadari bahwa tantangan kader PKK saat ini berbeda dengan masa lalu. Banyak masyarakat yang belum memahami apa itu PKK, sehingga kader harus lebih kreatif dan adaptif, termasuk dalam menggunakan media sosial sebagai sarana edukasi.

Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan menerima penghargaan tertinggi dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 PKK yang digelar di Samarinda, Selasa (8/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist
Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan menerima penghargaan tertinggi dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 PKK yang digelar di Samarinda, Selasa (8/7/2025). Foto: BorneoFlash/Ist

Namun, ia menegaskan bahwa menjadi kader PKK bukan hanya tentang tugas, tetapi juga tentang ilmu, pengalaman, dan persahabatan.

“Saya selalu memberikan motivasi kepada teman-teman agar tidak mudah menyerah. Mulailah dari yang kecil, dari lingkungan RT. Karena dari situlah perubahan besar dimulai,” pesannya dengan penuh haru.

Dedikasi Aidawati menjadi contoh nyata bahwa peran kader PKK tidak hanya menggerakkan masyarakat, tapi juga menginspirasi generasi penerus untuk ikut serta membangun bangsa dari akar rumput. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar