BorneoFlash.com, OLAHRAGA — Inter Milan berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 4-3 setelah perpanjangan waktu, sehingga mereka lolos ke final Liga Champions dengan keunggulan agregat 7-6. Pertandingan semifinal leg kedua berlangsung di Giuseppe Meazza, Rabu dinihari WIB, di mana kedua tim bermain imbang 3-3 hingga akhir waktu normal.
Nerazzurri sempat memimpin dua gol di babak pertama berkat gol dari Lautaro Martinez dan penalti Hakan Calhanoglu. Namun, Barcelona bangkit di babak kedua dengan gol dari Eric Garcia dan Dani Olmo yang membuat skor imbang 2-2.
Barcelona kemudian berada di atas angin setelah Raphinha mencetak gol ketiga jelang empat menit akhir laga. Tapi, Francesco Acerbi mencetak gol di masa injury time yang membuat Inter menyamakan skor dan menyamakan agregat menjadi 6-6.
Davide Frattesi yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi penentu kemenangan Inter Inter Milan. Golnya di babak perpanjangan waktu memastikan kemenangan sekaligus tiket ke final bagi tuan rumah.
Barcelona langsung mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Meskipun terus menekan, upaya mereka berhasil digagalkan, sementara Inter baru sekali menembus kotak penalti lawan dalam 10 menit pertama.
Pergerakan Denzel Dumfries dari sisi kanan berhasil mengecoh Gerard Martin. Namun, keraguannya saat hendak memberikan umpan kepada penyerang Inter membuat peluang tersebut tidak berkembang.
Marcus Thuram sempat lolos di depan ketika menerima umpan lambung. Dalam situasi satu lawan satu, kiper Wojciech Szczesny berhasil mengamankan bola sebelum akhirnya wasit mengangkat bendera tanda offside.
Sementara itu, serangan Barcelona diakhiri oleh Lamine Yamal lewat tendangan dari luar kotak penalti, namun bola mengarah langsung ke pelukan kiper Yann Sommer.
Inigo Martinez melakukan penyelamatan penting dengan memotong serangan balik Inter Milan dari sisi kiri. Meski sempat dikelabui oleh Nicolo Barella, sepakan Barella masih bisa ditepis oleh Szczesny.
GOL! Lautaro Martinez membawa Inter unggul di menit ke-21. Federico Dimarco berhasil merebut bola di lini tengah dan mengoper kepada Denzel Dumfries.
Dalam situasi dua lawan satu, Dumfries memberikan umpan matang yang diselesaikan Lautaro dengan tembakan ke pojok bawah gawang. Inter unggul 1-0 atas Barcelona.
Barcelona sempat meminta hadiah penalti setelah bola hasil potongan Francesco Acerbi mengenai tangannya. Namun, setelah ditinjau melalui VAR, wasit memutuskan tidak memberikan penalti.
Di sisi lain, Nicolo Barella kehilangan penguasaan bola di area pertahanannya sendiri. Raphinha memanfaatkan situasi dengan mengirimkan umpan silang dari sisi kiri, tetapi sepakan Ferran Torres berhasil diblok oleh Alessandro Bastoni.
Inter nyaris mencetak gol. Henrikh Mkhitaryan melepaskan tembakan ke arah tiang jauh setelah menerima lemparan ke dalam, namun bola melenceng tipis dari gawang Barcelona.
Lemparan ke dalam kembali menciptakan ancaman bagi pertahanan Barcelona. Sundulan Marcus Thuram di dalam kotak penalti disambut oleh Hakan Calhanoglu dengan tendangan kaki kiri, meskipun bola masih melebar dari sasaran.
Menjelang akhir babak pertama, Pau Cubarsi menjatuhkan Lautaro Martinez lewat tekel yang berbuah penalti untuk Inter Milan. Hakan Calhanoglu tampil sebagai algojo dan sukses mengecoh Szczesny, memperlebar keunggulan Inter.
Inter 2, Barcelona 0.
Usai jeda, Barcelona langsung bermain agresif. Mereka akhirnya mencetak gol balasan di menit ke-54 lewat Eric Garcia.
Berawal dari umpan Pedri kepada Martin di sisi kiri kotak penalti, Martin mengirimkan umpan silang yang disambut Garcia dengan tendangan mengarah ke sudut atas gawang Inter. Skor berubah menjadi 1-2 masih untuk keunggulan Inter.
Yann Sommer melakukan penyelamatan krusial. Dalam situasi serangan balik dua lawan tiga, Garcia melepaskan tembakan jarak dekat yang berhasil diamankan oleh Sommer.
GOL! Dani Olmo mencetak gol kedua bagi Barcelona. Kombinasi antara Frenkie de Jong dan Gerard Martin menghasilkan umpan terobosan ke depan.
Dani Olmo yang tak terkawal di dalam kotak penalti menuntaskan peluang dengan sundulan ke sudut atas gawang Inter. Barcelona menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-60.
Barcelona mendapat peluang lewat tendangan bebas dari posisi berbahaya usai Henrikh Mkhitaryan melanggar Lamine Yamal. De Jong menyodorkan bola ke Yamal yang langsung melepaskan tembakan, tetapi bola melambung meski Sommer sudah terjatuh.
Liga
Lamine Yamal kembali mengancam lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut atas gawang, namun Sommer mampu membaca arah bola dan melakukan penyelamatan.
Barcelona membalikkan keadaan! Raphinha mencetak gol ke gawang Inter dan membawa timnya unggul 3-2 pada menit ke-87.
Pedri memanfaatkan celah di sisi kanan pertahanan Inter Milan dan mengalirkan bola kepada Raphinha, yang langsung melepaskan tembakan. Yann Sommer berhasil menepisnya, tetapi bola muntah kembali disambar Raphinha dengan sepakan mendatar ke arah tiang jauh.
Lamine Yamal hampir menambah gol bagi Barcelona di masa injury time, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang Inter!
Inter Milan belum menyerah. Francesco Acerbi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 setelah Gerard Martin kehilangan bola. Denzel Dumfries mengirimkan umpan silang dari sisi kanan yang disambut Acerbi dengan tendangan ke sudut atas gawang Barca.
Davide Frattesi membawa Inter kembali memimpin di menit ke-99. Ia sukses menaklukkan Szczesny dan mengubah skor menjadi 4-3.
Aksi individu Marcus Thuram di sisi kanan diakhiri dengan umpan tarik ke tengah. Mehdi Taremi memberikan sodoran mendatar, dan Frattesi menyambarnya dengan tembakan ke sudut bawah gawang Barcelona.
Barcelona terus melancarkan tekanan. Robert Lewandowski menyambut umpan silang dari Lamine Yamal dengan sundulan dekat tiang, namun bola melambung di atas mistar.
Di menit-menit akhir, Inter bermain lebih bertahan untuk menjaga keunggulan. Stefan De Vrij melakukan blok penting untuk menggagalkan umpan silang dari sisi kiri.
Pertandingan berakhir, Inter Milan mempertahankan keunggulan 4-3 atas Barcelona hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan Pemain:
INTER MILAN: Yann Sommer, Bastoni, Acerbi, Bisseck (Darmian 71'), Barella, Mkhitaryan (Zielinski 79'), Dimarco (Carlos Augusto 55'), Calhanoglu (Frattesi 79'), Dumfries (De Vrij 108'), Lautaro Martinez (Taremi 71'), Marcus Thuram
BARCELONA: Szczesny, Eric Garcia (Hector Fort 98'), Inigo Martinez (Araujo 76'), Pau Cubarsi (Pau Victor 105'), Gerard Martin, Pedri, De Jong, Dani Olmo (Fermin Lopez 83), Lamine Yamal, Ferran Torres (Lewandowski 90'), Raphinha
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar