BorneoFlash.com, JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu pilar utama pembangunan IKN. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat percepatan kehadiran investor di bidang pendidikan.
Pada Rabu (30/04/2025), Otorita IKN menggelar rapat percepatan pembangunan bersama sejumlah investor pelopor di sektor pendidikan. Pertemuan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Otorita IKN dalam mendorong realisasi pembangunan berbagai fasilitas pendidikan di kawasan IKN.
Rapat dihadiri oleh beberapa investor yang telah menyatakan kesiapan berinvestasi dalam pembangunan institusi pendidikan, antara lain:
- Yayasan Jakarta International School (Nusantara Intercultural School/NIS)
- PT AIS Property Asia (Australian Independent School/AIS)
- PT Nusantara Selaras Sejati (Sekolah Terpadu Al Azhar Nusantara)
- PT PAM Cendekia Balikpapan (Bina Bangsa School)
- Universitas Negeri Surabaya (Program Studi di Luar Kampus Utama/PSDKU)
- PT Utama Gunadarma Komunika (Universitas Gunadarma)
- PT Patra Jasa (Pusat Riset Pendidikan Tinggi dan Nusantara Sustainability Hub)
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memastikan keberlanjutan pembangunan IKN, khususnya dalam sektor pendidikan.
“Otorita IKN tidak hanya menjamin kepastian hukum dan kelanjutan pembangunan, tetapi juga memberikan kemudahan perizinan bagi para investor, termasuk penyelenggara pendidikan. Salah satu harapan utama aparatur sipil negara yang akan pindah ke IKN adalah tersedianya fasilitas pendidikan berkualitas bagi keluarga mereka,” ujar Agung dalam keterangan di Jakarta.
Dari sisi infrastruktur, Otorita IKN memastikan pembangunan fasilitas penunjang di seluruh lokasi proyek yang digarap para investor pelopor, khususnya aksesibilitas dan utilitas dasar. Dukungan infrastruktur tersebut akan terus diberikan tidak hanya selama proses konstruksi, tetapi juga setelah institusi pendidikan mulai beroperasi.
Untuk mendukung keberlangsungan operasional institusi pendidikan tersebut, Otorita IKN juga tengah menyiapkan strategi peningkatan captive demand, yaitu menciptakan populasi pengguna yang stabil dan berkelanjutan. Hal ini termasuk upaya menyambut kedatangan ASN dan keluarga mereka, serta pelengkap ekosistem kota.
Tak hanya itu, bersama Kementerian Luar Negeri, Otorita IKN juga merancang insentif khusus untuk mendorong pembangunan kantor perwakilan diplomatik di kawasan IKN, guna menumbuhkan komunitas internasional yang turut mendorong kebutuhan layanan pendidikan global.
“Langkah strategis ini kami lakukan agar sektor pendidikan di IKN tumbuh progresif sebagai bagian dari ekosistem kota yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Agung.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan IKN bukan semata pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia.
“Kami di Otorita IKN terus berkomitmen mengawal proses ini. Terima kasih atas seluruh dukungan yang telah diberikan. Semoga ekosistem pendidikan di IKN dapat segera terwujud, karena pada akhirnya, IKN adalah tentang membangun peradaban,” tutup Agung. (*/Humas Otorita IKN)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar