BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, yang memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan berlangsung khidmat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Senin (10/2/2025).
Peringatan HUT ke 128 Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menyerahkan berbagai penghargaan, termasuk Grand Arindama Bidang Pelayanan Publik kepada Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, serta Arindama Keberhasilan Pembangunan Daerah kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Penyerahan bantuan mobil operasional juga dilakukan kepada Dekranasda Kota Balikpapan, yang diterima langsung oleh Ketua Dekranasda, Hj. Nurlena Mas'ud.
Wali Kota Balikpapan juga memberikan penghargaan kepada 11 warga berprestasi dari berbagai bidang, seperti olahraga, kesehatan, seni, sastra, akademik, dan jurnalistik. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sembilan pelopor di bidang akademik, pariwisata, lingkungan, pengusaha, dan sosial, serta lima penggiat dan pelopor tahun 2025.
Beberapa fasilitas baru di Balikpapan juga diresmikan Wali Kota Balikpapan, antara lain Kantor Kelurahan Sepinggan Baru, Puskesmas Gunung Bahagia, Aula Kelurahan Gunung Bahagia, SMP Negeri 27, SMPN 28, dan landmark terbaru Kota Balikpapan, Madinatul Iman, yang terletak di simpang BSCC/DOME.
Peringatan HUT ke-128 Kota Balikpapan ini menjadi momentum untuk semakin mempererat kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, serta memperkokoh komitmen dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Dikesempatan itu, Wali Kota Balikpapan mengajak seluruh warga kota untuk memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), guna mencapai pemerataan pembangunan nasional.
Rahmad Mas'ud menyatakan bahwa Balikpapan berkomitmen untuk membuka kerja sama dengan daerah-daerah sekitar agar manfaat dari pembangunan IKN dapat dirasakan lebih luas. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk memaksimalkan potensi dan keunggulan masing-masing daerah.
"Untuk mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang nyaman, kota ini harus tetap mempertahankan identitas sebagai kota modern yang berwawasan lingkungan. Ini tercermin dalam perilaku dan budaya masyarakat yang peduli terhadap kelestarian alam," jelasnya.
Dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang pesat, Rahmad Mas'ud mengajak warga untuk tidak menyerah, melainkan beradaptasi dan berinovasi, sehingga tantangan tersebut dapat menjadi pijakan menuju kemajuan besar, terutama dalam rangka mencapai Indonesia Emas 2045.
"Saya yakin dengan visi dan persepsi yang sama, Balikpapan akan terus tumbuh menjadi kota terkemuka melalui kualitas SDM yang produktif dan progresif, mendukung pembangunan di kawasan IKN," ujarnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar