BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memberikan hibah kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan sebesar Rp63.809.850.000,- dan Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Balikpapan sebesar Rp17.847.945.000,- .
Pemberian hibah tersebut ditandai dengan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud dengan Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha dan Ketua Bawaslu Balikpapan, Wasanti, di Ruang Rapat I Balai Kota Balikpapan, pada hari Jumat (8/12/2023).
Wali Kota Balikpapan menyampaikan bahwa pemberian hibah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota, untuk membantu dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024.
Apalagi Kota Balikpapan satu-satunya di Kalimantan Timur (Kaltim) yang memberikan dana hibah 100 persen.
"Kita langsung mengalokasikan dana, daripada menunggu. Dana juga sudah tersedia. Kita tadi sudah melakukan penandatanganan penerimaan hibah kepada KPU dan Bawaslu. Kita berikan 100 persen. Mudah-mudahan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya," ucapnya kepada awak media usai melakukan penandatanganan hibah.
Rahmad berharap KPU dan Bawaslu Kota Balikpapan dapat menjaga netralitas, karena hal itu paling penting. "Kita jaga kondusifitas Kota Balikpapan. Kita sama-sama ikut menyukseskan hajatan bangsa kita, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan," ujarnya.
Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha mengatakan hibah yang diberikan Pemerintah Kota Balikpapan sebesar Rp63.809.850.000,- untuk digunakan dalam pemilihan kepala daerah tahun 2024 yang rencana akan berlangsung pada 27 November 2024.
"Biaya ini nanti digunakan untuk membiayai seluruh tahapan mulai dari perencanaan dan penetapan seluruh calon terpilih. Seluruh tahapan murni dibiayai APBD, tidak boleh dibiayai APBN," katanya.
Untuk Balikpapan, skema pembayaran sesuai Kementerian Dalam Negeri RI adalah 40:60, tentunya berdasarkan kemampuan finansial masing-masing daerah.
Namun, Balikpapan dilihat mampu, sehingga langsung dicairkan 100 persen di tahun 2023. "Biaya paling banyak digunakan untuk honor," terangnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar