BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kegiatan aksi bergizi kedua di Tahun 2023 digelar dengan memberikan tablet penambah darah kepada pelajar putri SMP Se Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty menyebutkan bahwa 2,4 persen atau sekitar 500 anak remaja putri tingkat SMP terkena anemia.
Hal tersebut terungkap dari hasil pemeriksaan kadar HB yang diperoleh dari tim pemeriksa sebanyak 33,71 persen pelajar putri SMP dari 61,56 persen yang sudah minum tablet penambahan darah.
"Mohon bantuan seluruh kepala puskesmas untuk melakukan percepatan pelaksanaan kadar HB," jelasnya saat aksi bergizi yang dipusatkan pada SMPIT Al Istiqamah Balikpapan, pada hari Jumat (6/10/2023).
Dalam kegiatan ini, tablet mencegah penyakit anemia diminum secara serentak Se Kota Balikpapan. Termasuk, Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Mas'ud ikut minum tablet tersebut.
Dio sapaan karibnya mengatakan sebanyak 99, 30 persen tablet zat besi sudah tersalurkan ke seluruh sekolah SMP Se Kota Balikpapan.
"Tablet darah yang kami distribusikan bisa diminum. Harapan kami di akhir tahun tablet penambah darah yang sudah distribusikan 100 persen bisa diminum semua. Mohon dukungan dari Disdik, Kepala Sekolah dan Guru," ujarnya.
Wali Kota Balikpapan telah menetapkan bahwa setiap hari Jumat adalah hari untuk minum tablet tambah darah. Pelajar putri yang terkena anemia bisa naik kadar HB dengan meningkatkan pola asupan gizi yang benar sesuai usianya.
Pasalnya, anemia bisa disebabkan karena minum tablet penambah darah tidak teratur, mungkin pola konsumsi makan yang tidak bergizi, malas makan buah, malas makan sayur dan ikan.
"Semoga tidak bertambah lagi anemia di Kota Balikpapan,karena anemia yang kronis berpotensi ke depan dapat melahirkan anak yang stunting," pungkasnya.
Kegiatan dihadiri Perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Camat Se Kota Balikpapan, Kepala DP3AKB, Lurah Gunung Bahagia serta para guru SMPIT Al Istiqamah Balikpapan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar