BorneoFlash.com, BONTANG - Pemilik channel dan konten kreator satwa Buaya Riska, Ambo mengatakan bahwa bisa memperoleh pendapatan dari tayangan video Youtube senilai Rp 15 juta per bulan.
Dari channel Youtube Fitriyani RISKA dengan pelanggan/subscriber sebanyak 1,2 juta, konten Ambo telah ditonton 214 juta kali dengan 386 video.
Hal itu disampaikan Ambo, usai bertemu dengan pihak Kelurahan Guntung, dan Kecamatan Bontang Utara Selasa (12/9/2023) lalu.
Ambo juga mengatakan bahwa walaupun terlihat besar pendapatannya, tapi tak menentu setiap bulannya, selain untuk nafkah keluarga, uang hasil konten juga dibaginya ke tim kreatif.
"Penghasilan setiap bulan dari Konten tidak menentu. Kisaran mencapai Rp 15 juta. Itu pun dibagi dengan tim kreator," kata Ambo kala itu, dikutip BorneoFlash.com dari laman KlikKaltim.
Lebih lanjut Ambo mengatakan, untuk biaya makan Buaya Riska bisa mencapai Rp 4 juta sebulan. Uang itu juga diambil dari keuntungan konten.
"Saya selalu berbagi dengan sesama. Karena sebagian rezekinya juga harus disedekahkan. Cuman kan tidak dipublish," kataasnya.
Sebelumnya, Youtuber satwa Buaya Riska, Ambo angkat bicara terkait rencana relokasi Buaya Guntung. Melalui lama youtubenya, Fitriyani RISKA, ia mengutarakan pertanyaannya kenapa buaya yang sudah dirawat selama 26 tahun dengannya harus direlokasi.
Bahkan dalam video berdurasi 23.09 menit itu Ambo juga meminta pendapat netizen apakah setuju kalau Buaya Riska direlokasi.
Dalam video itu Ambo menyampaikan bahwa dirinya sudah 26 tahun merawat buaya yang diyakininya punya kedekatan batin. Bahkan dirinya curhat kalau membuat konten ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama keluarganya.
"Saya 26 tahun merawat. Tolong di komen teman-teman yang ada di Indonesia atau diluar Indonesia. Saya mau bertanya apakah bikin Konten ini ada larangan. Karena banyak orang yang melarang bikin konten. Kalau bukan teman-teman pak Ambo bukan siapa-siapa. Ini demi masa depan keluarga," kata Ambo dalam video kanal Youtubenya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar