BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Arus mudik lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah di Pelabuhan Semayang Kota Balikpapan sudah terlihat cukup padat.
Peningkatan lonjakan penumpang semenjak dibukanya posko pantauan H-15 sebelum lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah dan H+15 setelah lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, yang diprediksikan sekitar 8-10 persen, dibandingkan tahun sebelum masa Pandemi Covid-19.
"Kalau dibanding Pandemi Covid-19 itu diperkirakan hampir 100 persen," jelas General Manager PT Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Balikpapan, Iwan Sjarifuddin.
Ia mengatakan peningkatan terjadi karena euforia pemudik yang sudah lama tertahan, sehingga kerinduan akan pulang ke kampung halaman semakin memuncak.
"Itu yang kami perkirakan kenaikan sekitar 8-10 persen, karena kami melihat dari sektor perhubungan udara maupun darat juga sudah lancar," ujar Iwan Sjarifuddin.
Ditambah dengan adanya waktu libur bersama yang diberikan Pemerintah cukup panjang, sehingga para penumpang bisa mengatur jadwal kapal tidak terburu-buru seperti tahun sebelumnya. Inilah yang menyebabkan pemudik setiap hari jumlahnya hampir sama.
"Kita perkirakan puncak arus mudik terjadi pada tanggal 17-19 April 2023. Untuk penumpang ke pulau Jawa dan Sulawesi masih bisa mengikuti kapal pada malam takbiran," ungkapnya.
Yang berbeda dari tahun sebelumnya saat masa Pandemi Covid-19, para penumpang tidak diberikan syarat untuk menunjukkan vaksinasi.
"Kami sesuai dengan aturan pemerintah tidak dipersyaratkan lagi, jadi kami tidak melakukan pemeriksaan persyaratan tersebut seperti tahun sebelumnya. Apa yang menjadi keputusan pemerintah itu yang kami jalankan," terangnya.
Meskipun demikian, protokol kesehatan tetap diimbau kepada seluruh penumpang yang menggunakan jalur laut.
"Kamu tetap mengimbau kepada penumpang supaya ada kesadaran, untuk mencegah penyebaran terhadap penyakit, dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan. Kami sudah persiapkan fasilitas tersebut," ucapnya.
Salah seorang penumpang Arsyad mengungkapkan rasa senangnya bisa tiba di Kota Balikpapan dengan lancar dan aman.
Kedatangan dirinya dari Pare-Pare ke Kota Balikpapan dalam rangka ingin merayakan lebaran bersama orang tua. Untuk harga tiket kapal tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya.
"Semoga kedepan perjalanan dengan menggunakan kapal semakin baik lagi," katanya.
Para pemudik yang sedang menunggu kapal keberangkatan. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Begitu juga pemudik bernama Irfan, mengatakan mudik saat ini berbeda dengan tahun lalu. Tidak ada persyaratan yang harus dilalui saat akan melakukan mudik. Hanya saja, protokol kesehatan masih diimbau kepada para pemudik.
"Untuk para pemudik, semoga selamat sampai tujuan dan tetap selalu antisipasi," tutupnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar