BorneoFlash.com, BALIKPAPAN -Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud melaunching Kapal Pinisi yang didatangkan dari Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebagai obyek wisata bahari Kota Balikpapan.
Peluncuran kapal bahari juga mengundangForkopimda, sekaligus mengenalkan dan meminta dukungan kepada unsur Forkopimda mengenai obyek wisata baru yang dimiliki Kota Balikpapan. Bahwasanya, kapal juga bisa dijadikan sebagai tempat pertemuan.
Kapal pinisi ini adalah program dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan. "Kami diundang oleh investornya ini, pengusaha kapal pinisi untuk mengenalkan kepada kita," jelasnya kepada awak media usai launching di Pelabuhan Semayang, Selasa (18/10/2022) sore.
Rahmad memastikan kapasitas kapal, sehingga bisa mengundang beberapa tamu undangan pada saat launching kapal pinisi ini, karena kapasitas hanya 50 orang saja. Maka, hanya Forkopimda saja yang diajak pada launching ini.
"Kita terima kasih kepada investor yang mau menindaklanjutin visi misi kita untuk pengembangan wisata, salah satu wisata bahari. Mereka mendatangkan kapal ini dari Labuan Bajo dipakai di sini, untuk menunjang pariwisata bahari di Kota Balikpapan," jelasnya.
Rahmad memberikan apresiasi dan menunggu pengusaha-pengusaha lain yang mau berinvestasi, khususnya menghidupkan pariwisata bahari di Kota Balikpapan. "Semua terbuka," katanya.
Kapal Pinisi ini berbeda dengan kapal pinisi sebelumnya, karena kapal sebelumnya belum menemukan pola sehingga harus kembali ke Makassar, karena di Makassar juga dipakai.
"Ini ada pengusaha yang baru untuk berinvestasi. Mudah-mudahan mereka selamanya lah beroperasi di sini," harapnya.
Tentunya, ia meminta dukungan semua pihak terutama perusahaan-perusahaan yang karyawannya ingin menikmati wisata bahari sunset di sore hari di Laut Teluk Balikpapan, maka bisa direkomendasi untuk naik kapal ini.
Mengenai dermaga yang akan digunakan, investor mengajukan permohonan memakai dermaga di Somber. Tapi sementara kapal ini masih berlabuh.
"Kita sudah bilang itu kan ada regulasinya, ada aturannya, ada penyewaannya dan ada biayanya ya kalau mereka cocok ya silakan saja. Mereka punya sekoci itu yang bisa digunakan untuk naik turun. Saya pikir bagus," pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar