Baznas Kota Balikpapan

Ketua dan Dewas Baznas Periode 2022-2026 di Lantik, Berharap Dapat Mengentaskan Kemiskinan di Kota Balikpapan   

lihat foto
Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud melantik pengurus Baznas dan Dewan Pengawas periode 2022-2026, di Aula Kantor Pemkot Balikpapan pada hari Sabtu (17/9/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud melantik pengurus Baznas dan Dewan Pengawas periode 2022-2026, di Aula Kantor Pemkot Balikpapan pada hari Sabtu (17/9/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan telah memiliki kepengurusan baru periode 2022-2026 yang diketuai Abdul Rosyid Bustomi, serta terdapat pula Dewan Pengawas (Dewas) yang diketuai Kepala Kementerian Agama Kota Balikpapan H Johan Marpaung.

Sebanyak lima pengurus dan tiga Dewas Baznas Kota Balikpapan telah dilantik oleh Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud, di Aula Kantor Pemkot Balikpapan pada hari Sabtu (17/9/2022).

Adapun daftar nama pengurus Baznas Kota Balikpapan periode 2022-2027 diketuai oleh Abdul Rosyid Bustomi, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Imam Waros, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Semauna, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Anwar Arifin Pinem dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, Sumber Daya Manusia dan Umum Jailani.

Sedangkan, Ketua Dewan Pengawas Baznas Balikpapan adalah H Johan Marpaung dengan anggota Mustaqim serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Balikpapan Sukaryanto.

Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud saat memberikan sambutan berharap pengurus yang baru saja dilantik bisa lebih baik dari pengurus sebelumnya. Apalagi Baznas selama ini dikenal salah satunya mendukung pemberdayaan para petani dan pemberian permodalan.

"Selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik dan mengapresiasi kepada pengurus sebelumnya yang mampu mempertahankan perolehannya dan menjalankan program dengan baik," terangnya.


Seperti diketahui perolehan zakat mencapai Rp 4,8 miliar, walaupun demikian angka tersebut masih jauh dari potensi Balikpapan sebesar Rp15 miliar.

“Kita akan tingkatkan dengan dana yang lebih besar lagi, tujuan utama mengentaskan kemiskinan kemudian menyalurkan zakat bagi yang berhak harus kita salurkan dengan tepat sasaran," ucapnya.

Rahmad berharap zakat dari perusahaan dan perorangan dapat memberdayakan masyarakat, karena selama ini Baznas mengelola dana dari Aparatur Sipil Negara (ASN). "Ada beberapa yang sudah kita ciptakan biasa menerima zakat akhirnya menjadi pemberi zakat," terangnya.

Dengan adanya Dewan Pengawas akan meningkatkan kontrol, sehingga mampu meningkatkan potensi pendapatan zakat di Kota Balikpapan. "Bekerja semaksimal mungkin, sehingga dapat memanfaatkan potensi zakat di Kota Balikpapan," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Abdul Rosyid Bustomi Periode 2022-2027 mengatakan dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaiknya-baiknya dan dengan program-program yang sudah disusun.

"Kami juga akan jemput bola untuk berzakat ke Baznas, agar supaya Baznas kedepan lebih baik dan bagus lagi kedepannya," tegasnya.

Kedepannya, Baznas akan meningkatkan dengan berbagai program seperti memberikan pelatihan para pemuda di Balai pelatihan kerja supaya bisa mempunyai bekal, memberikan bantuan permodalan kepada pedagang kecil, petani agar bisa meningkatkan usahanya. "Bukan hanya menjadi penerima tetapi bisa jadi pemberi zakat," pungkasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar