Berita Balikpapan Terkini

Beberapa RT Kelurahan Muara Rapak Alami Musibah Longsor dan Banjir   

lihat foto
Lurah Muara Rapak  Bima Wibisono (kedua dari Kanan) saat melakukan tinjauan di beberapa lokasi di Kelurahan Muara Rapak, Rabu (16/3/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Lurah Muara Rapak  Bima Wibisono (kedua dari Kanan) saat melakukan tinjauan di beberapa lokasi di Kelurahan Muara Rapak, Rabu (16/3/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kelurahan Muara Rapak Balikpapan Utara merupakan salah satu wilayah yang mengalami musibah tanah longsor dan banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan sejak Rabu dini hari (16/3/2022).

Tanah longsor yang terjadi di RT 34, RT 35, RT 22, RT 14, RT 49, RT 18 sedangkan musibah banjir melanda RT 04, RT 87 dan RT 47.

"Pada hari ini kami mendapatkan laporan dari warga, RT maupun relawan, jika ada kejadian longsor di beberapa titik di Kelurahan Muara Rapak," jelas Lurah Muara Rapak Bima Wibisono ditemui seusai peninjauan lokasi longsor dan banjir, Rabu (16/3/2022).

Lurah Muara Rapak Bima Wibisono. Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Lurah Muara Rapak Bima Wibisono. Foto: BorneoFlash.com/Niken.

Bima mengatakan bahwa rata-rata longsor tadi terjadi disebabkan siring. Apabila dilakukan penambalan pada retakan-retakan siring, maka longsor tidak terjadi.

"Perlu adanya perbaikan drainase di Kelurahan Muara Rapak. Kita sudah usulkan melalui musrenbang yang mayoritas usulan RT adalah drainase dan siring, " paparnya kepada awak media.


Pihak Kelurahan dengan sigap langsung meninjau ke lokasi kejadian dengan memberikan bantuan terpal untuk korban longsor.

Seperti diketahui, kejadian tanah longsor berada di perbatasan jalan Imus Payau RT 34 Dan RT 35 Kelurahan Muara Rapak yang merupakan akses jalan berbentuk tangga yang memiliki lebar 1,5 meter roboh tanpa tersisa, bahkan rumah warga di sekitar kawasan tersebut juga terimbas dengan longsor.

Bima menjelaskan, untuk daerah Imus payau di perbatasan RT 34 dan RT 35 telah dilakukan pengendalian sementara dengan dilakukan dua penutupan terpal bantuan dari Dinas Sosial.

Lain hal yang terjadi di RT 22, Mobil warga menahan jebolnya siring yang diatasnya terdapat tiang kabel jaringan Telkom. Termasuk longsor yang terjadi di RT 14 berada dibagian belakang rumah Warga.

"Ada juga satu mobil warga menahan Siring yang longsor di RT 22 sedangkan longsor di RT 14 berada dibagian belakang rumah yang berbahaya dan mengkhawatirkan akan menimpa rumah warga yang ada di sekitar longsor," paparnya.

Terdapat kurang lebih empat titik tadi yang merupakan lokasi longsor lumayan parah dan ada dua yang menutup fasilitas umum (Fasum).


" Aset yang longsor merupakan milik warga dan akan akan diperbaiki dengan swadaya warga dan warga komitmen untuk segera memperbaiki," ucapnya.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan ikut membantu evakuasi dan melakukan pemasangan terpal di lokasi kejadian. Alhamdulillah bantuan terpal dari Dinsos tadi baru datang," jelasnya.

Mengenai musibah banjir , Bima membeberkan titik-titik yang rawan berada di wilayah RT 4, RT 86, RT 87 telindung dan di RT 47 Inpres. Ini memang lokasi banjir dengan kondisi air laut pasang tinggi pasti banjir.

"Mudah-mudahan segera terealisasi dari pemerintah kota, kita upayakan perbaikan drainase," pintanya.

Tak lupa Bima mengingatkan kepada masyarakat khususnya Kelurahan Muara Rapak untuk ikut peduli lingkungan terutama pada pada saat musim hujan.

Jangan membuang sampah di saluran drainase. Kalau saluran drainasenya tertutup, airnya meluap ke jalan akhirnya masuk ke sela-sela retakan tanah.

"Hasil peninjauan ada beberapa daerah yang rawan banjir maupun longsor sangat membutuhkan keterlibatan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan," tegasnya.

(BorneoFlash.com/Niken)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar