BorneoFlash.com, SENDAWAR - Seleksi penerimaan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Kutai Barat tahun 2022 telah selesai.
Dari 200 peserta yang ikut seleksi, hanya 77 peserta saja yang dinyatakan layak menjadi anggota Paskibraka setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan ketat selama dua hari berturut-turut oleh tim Panitia dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta jajaran TNI dari Kodim 0912/Kbr.
Peserta yang terpilih tersebut nantinya akan melakukan latihan pemantapan untuk persiapan tugasnya mengibarkan bendera sang saka merah putih saat HUT RI pada 17 Agustus 2022 nanti.
Bupati Kutai Barat FX Yapan, yang diwakili Sekretaris Kabupaten Ayonius mengatakakan kepada Tribunkaltim.co bahwa seleksi calon peserta Paskibraka ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan HUT RI pada tahun 2022.
" Ya jadi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat telah melaksanakan tahapan demi tahapan agar puncak pelaksanaanya pada Agustus mendatang dapat terlaksana dengan baik," kata Ayonius
Ayonius menjelaskan peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi itu nantinya dibagi diantaranya untuk Peserta untuk Paskibra Tingkat Kabupaten, 4 Peserta mengikuti Seleksi tingkat pusat dan akan menjadi Paskibraka Tingkat Provinsi ditambah dengan 4 peserta yang lolos untuk cadangan.
" Namun sebelum itu, seluruhnya akan dikarantina selama 16 hari mulai bulan Juli sampai Agustus 2022 mendatang," Jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat itu juga berpesan, dengan mengikuti pelatihan pasukan pengibar bendera merupakan ajang yang sangat tepat untuk membina mental dan disiplin generasi muda penerus kepemimpinan,
mengingat prosesnya sangat selektif, maka kepada seluruh calon paskibraka agar memiliki persiapan yang terbaik secara khusus fisik dan psikis serta mental yang baik, disiplin, tepat waktu dan benar -benar siap ketika sudah tiba waktunya untuk mengikuti rangkaian tes yang telah ditetapkan panitia pelaksana.
"Selamat berjuang kepada peserta seleksi untuk menjadi yang terbaik sehingga terbentuk pasukan pengibar bendera pusaka tingkat Kabupaten khususnya, dan Tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Hingga Tingkat Nasional ada berasal dari Kutai Barat.
Sekali lagi kepada seluruh peserta untuk dapat meningkatkan kualitas serta kapasitas diri tunjukkan disiplin, tekad, semangat dan integritas diri sebagai pasukan pengibar bendera yang baik,," ucapnya.
Kepada semua peserta nantinya yang belum terpilih janganlah berkecil hati, jadikan ini sebagai pembelajaran untuk semakin dewasa.
Tingkatkan kontribusi dan eksistensi diri bahwa sebagai kaum muda generasi penerus masa depan Kutai Barat ini boleh berbuat sesuatu yang berarti dan dimulai dari diri sendiri yang partisipatif dalam pembangunan, peka dan analitis serta responsif dalam menghadapi segala tantangan pembangunan yang tengah dihadapi kaum muda.
(BorneoFlash.com/Lis)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar