BorneoFlash.com, SENDAWAR - Masih dalam suasana peringatan Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat
Berbagai kegiatan menarik digelar oleh masyarakat guna memeriahkan momentum HUT RI atau oleh masyarakat sering menyebutnya lomba tujuh belasan atau lomba agustusan.
Tidak lengkap rasanya jika tidak diwarnai dengan berbagai macam lomba. Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, beberapa kegiatan lomba tetap dilaksanakan masyarakat dengan peserta yang terbatas.
Seperti yang terlihat di Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Kamis (19/8/2021).
Beberapa lomba dilaksanakan untuk memeriahkan HUT RI ke-76 tersebut. Dimana pesertanya hanya dari beberapa rumah warga sekitar.
"Pesertanya cuma dari deretan rumah ini saja. Dua sampai tiga rumah saja. Kebetulan memang kerabat dan banyak anak-anak yang minta untuk diadakan lomba.
Jadi cuma beberapa lomba seperti makan kerupuk, joged dan beberapa lomba biasa lainnya," kata Syaiful warga yang berinisiatif mengadakan lomba tersebut.
Berhiaskan beberapa atribut dan bendera kecil merah putih, lomba tersebut hanya berlangsung sebentar dan sangat antusias diikuti oleh anak-anak.
Apalagi di tengah kondisi pandemi sekarang ini mereka juga terpaksa harus diam dirumah. Karena sekolah masih belum bisa berjalan akibat dari pandemi yang terus terjadi.
"Anak-anak ya pasti merasa senang. Walaupun tidak semeriah lomba Agustusan seperti biasanya sebelum pandemi.
Paling tidak ini cara untuk membuat mereka mengenang dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI," tambah Siti.
Sementara itu, di beberapa wilayah lainnya di Kubar juga melaksanakan berbagai macam lomba yang sama dalam peringatan HUT RI ke-76 ini.
Meskipun tidak semeriah dan memiliki banyak peserta seperti yang dilakukan sebelum-sebelumnya. Tetapi lomba tersebut sangat antusias diikuti oleh peserta yang rata-rata berusia anak-anak.
"Cuma beberapa anak saja yang ikut dari kampung ini. Dilaksanakan sebentar saja usai upacara bendera kemarin. Pesertanya juga terbatas," kata Darni warga HUT RI ke-76
Kemeriahan HUT RI ke-76 ini diakui tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Kondisi pandemi yang masih melanda menjadi penyebab utama.
Namun hal tersebut tidak menjadi alasan untuk mempertahankan semangat juang kemerdekaan. Masyarakat pun berharap semoga kondisi pandemi ini bisa segera berlalu dan kembali normal.
(BorneoFlash.com/Lilis)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar