BorneoFlash.com, SENDAWAR - Upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
Bahkan secara resmi, Pemkab Kubar kembali bersurat langsung kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia di Jakarta terkait kelanjutan bantuan armada kendaraan operasional berupa mobil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) yang sebelumnya telah diajukan pada bulan lalu.
Menurut Wakil Bupati Kutai Barat, H. Edyanto Arkan mobil laboratorium PCR tersebut saat ini sangat diperlukan di Kutai Barat guna mendukung tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan khususnya penanggulangan covid-19.
" Mobil laboratorium PCR itu, sangat membantu Pemkab melalui Tim Satgas terutama tenaga medis dalam tes cepat kepada masyarakat.
Diharapkan pengajuan tersebut dapat diterima oleh pemerintah pusat dan dikabulkan, sehingga Kubar dapat menerima bantuan mobil PCR tersebut" kata Wabup Kubar Edyanto Arkan, Rabu (4/8).
Kehadiran mobil ini menurutnya membantu tenaga kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini di Kubar.
“Kami harap Menkes segera meresponnya,”ucapnya.
Apalagi saat ini kasus covid-19 di Kutai Barat sedang tinggi-tingginya ditambah lagi ketersediaan stok tabung oksigen di Rumah Sakit terus menipis sehingga untuk menyiasati hal itu Pemkab Kubar berencana membeli genset untuk keperluan alat pembuatan oksigen.
Sebelumnya, pada bulan lalu Pemkab sudah menyurati secara resmi kepada Kemenkes terkait pengajuan permintaan bantuan mobil ini, namun sampai saat ini belum direspon dan ditanggapi.
Saat ini Pemkab Kubar beserta aparat TNI Polri dan Instansi terkait lainnya terus berupaya melakukan tindakan pencegahan penyebaran virus corona, mulai dari himbauan penerapan protokol kesehatan, pemberlakuan PPKM level 4 hingga peniadaan kegiatan masyarakat yang bersifat tidak mendesak.
“Kami akan menyurati kembali kepada Kemenkes untuk surat yang kedua, diharapkan Kemenkes merespon dan mengabulkannya,”pungkasnya.
(BorneoFlash.com/Lilis)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar