BorneoFlash.com, PENAJAM – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Mahyudin, mendesak pemerintah daerah (Pemda) agar lebih aktif melakukan monitoring dan penegakan terhadap kepatuhan perizinan usaha di wilayahnya.
Menurutnya, langkah pengawasan yang lebih ketat menjadi strategi penting untuk memaksimalkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dengan menindak pelaku usaha yang menggunakan izin tidak sesuai peruntukan.
Mahyudin mengungkapkan masih banyak potensi penerimaan daerah yang belum tergarap optimal. Hal ini disebabkan adanya pelaku usaha yang menjalankan aktivitas operasional tidak sesuai dengan izin yang mereka miliki.
“Kita harus meningkatkan PAD. Salah satunya melalui penertiban izin usaha. Karena kita pernah mendapati ada bangunan izinnya ruko, tapi setelah ditelisik ternyata hotel. Supaya PAD kita meningkat, pelanggaran-pelanggaran seperti itu harus ditertibkan,” ujarnya belum lama ini.
Ia menegaskan bahwa retribusi maupun pendapatan yang masuk ke kas daerah akan meningkat apabila seluruh pelaku usaha patuh terhadap aturan perizinan.
Untuk itu, DPRD mendorong Pemda agar segera melakukan evaluasi dan memperkuat pengawasan di lapangan.
“Kami minta Pemda memperketat pengawasan agar izin usaha yang diberikan benar-benar sesuai dengan peruntukannya,” tandas Mahyudin. (*/Adv)





