BorneoFlash.com, PENAJAM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyambut baik meningkatnya jumlah penduduk di wilayah tersebut. Lonjakan populasi ini diyakini membuka peluang penambahan alokasi kursi legislatif pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Anggota Komisi I DPRD PPU, Abdul Rahman Wahid, mengungkapkan bahwa jumlah penduduk PPU yang kini mencapai 203.661 jiwa memberikan potensi kuat bagi penambahan jumlah kursi di parlemen daerah.
“Dengan jumlah penambahan penduduk, DPRD PPU bisa menjadi 30 kursi. Alhamdulillah,” ujarnya.
Estimasi penambahan kursi itu juga mempertimbangkan kondisi politik Kecamatan Sepaku, yang merupakan wilayah strategis terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Tiga puluh kursi ini estimasinya dengan catatan Sepaku masih masuk tahun politik 2029. Mudah-mudahan pada 2029 Sepaku belum pisah dari Kabupaten PPU,” jelasnya.
Menanggapi penyebab kenaikan populasi, Rahman menjelaskan bahwa peningkatan ini lebih banyak dipengaruhi faktor internal ketimbang arus migrasi terkait pembangunan IKN.
“Kalau terkait perpindahan penduduk itu tidak terlalu signifikan. Mungkin orang PPU lebih banyak punya anak,” ujarnya sambil tersenyum.
Ia menilai, bertambahnya jumlah kursi DPRD akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pelayanan dan penyerapan aspirasi masyarakat.
“Semakin banyak anggota DPRD, semakin banyak aspirasi masyarakat yang bisa kita serap dan perjuangkan,” pungkasnya. (*/Adv)





