Pemkot Balikpapan

Balikpapan Siapkan Diri Jadi Lokasi Kampung Air, Ikon Baru Pesisir dari Program Nasional KKP

lihat foto
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kota Balikpapan berpeluang menjadi salah satu daerah yang akan menerima program Kampung Air dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun 2026.

Program nasional ini dirancang untuk membangun kawasan nelayan yang tertata, sehat, dan berpotensi wisata, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan ekonomi pesisir.

Kabar baik ini disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, usai bertemu dengan Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, di Jakarta pada Rabu (8/10/2025).

Budisatrio mengungkapkan, KKP akan membangun 100 kampung air di seluruh provinsi di Indonesia pada tahun depan. Pemerintah daerah kini diminta menyiapkan proposal usulan, agar Balikpapan bisa masuk dalam daftar penerima program tersebut.

“Mudah-mudahan dalam dua minggu ini proposalnya bisa selesai. Kalau disetujui, tahun 2026 program ini akan mulai berjalan,” jelas Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo kepada BorneoFlash.com, pada Jumat (10/10/2025).

Wakil Wali Kota Balikpapan menyambut baik peluang ini dan menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) untuk menentukan lokasi yang paling tepat.

“Kemungkinan di wilayah Balikpapan Timur atau Barat, karena keduanya berbatasan langsung dengan laut. Kami ingin kawasan nelayan bisa lebih tertata, bersih, dan produktif,” ujar Bagus.

Selain menjadi kawasan hunian yang lebih layak bagi masyarakat pesisir, Kampung Air Balikpapan diharapkan juga menjadi ikon wisata baru yang mengangkat potensi lokal. Konsepnya tidak hanya menata pemukiman nelayan, tetapi juga memperkuat sektor perikanan, UMKM pesisir, dan wisata bahari.

“Harapan kami, kampung air ini bisa menjadi kawasan percontohan yang tidak hanya menyejahterakan nelayan, tapi juga mempercantik wajah kota di wilayah pesisir,” tambahnya.

Dukungan legislatif pusat dan Kementerian KKP, Balikpapan berpeluang menjadi model pengembangan pesisir berkelanjutan di Kalimantan Timur memadukan aspek ekonomi, lingkungan, dan pariwisata dalam satu kawasan terpadu.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar