BNN Kota Balikpapan

Gelar Konferensi Pers, BNN Kota Balikpapan Paparkan Hasil Perang Lawan Narkoba Tahun 2022

lihat foto
Kepala BNN Kota Balikpapan Kompol Risnoto saat memaparkan konferensi pers akhir tahun 2022, di Kantor BNNK Balikpapan, pada hari Jumat (30/12/2022).(Foto: BorneoFlash.com/Niken).
Kepala BNN Kota Balikpapan Kompol Risnoto saat memaparkan konferensi pers akhir tahun 2022, di Kantor BNNK Balikpapan, pada hari Jumat (30/12/2022).(Foto: BorneoFlash.com/Niken).

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Dalam periode tahun 2022, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan, terus meningkatkan upaya perang melawan narkoba di berbagai bidang.

Sesuai dengan tagline yang digelorakan oleh BNN Republik Indonesia yaitu "war on drugs, speed up never left up".

Kepala BNN Kota Balikpapan Kompol Risnoto mengatakan BNN terus melakukan akselerasi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

"Dalam upaya War On Drugs, BNN konsisten mengusung empat strategi antara lain soft power approach, hard power approach, smart power approach dan cooperation," ujarnya kepada awak media saat konferensi pers akhir tahun 2022, di Kantor BNNK Balikpapan, pada hari Jumat (30/12/2022).

Pada strategi soft power approach meliputi bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi. BNN Kota Balikpapan telah melakukan banyak capaian dan dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Di bidang pencegahan, fokus BNN Kota Balikpapan dalam meningkatkan ketahanan masyarakat yang ditempuh melalui program Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba).

Pada tahun 2022 telah dibentuk tiga Kelurahan Bersinar yaitu Kelurahan Bersinar yaitu Kelurahan Klandasan Ilir, Kelurahan Mekar Sari dan Kelurahan Batu Ampar. Sehingga, sampai dengan saat ini terdapat enam wilayah Kelurahan Bersinar.

"Program Kelurahan Bersinar ini diikuti dengan kegiatan Ketahanan Keluarga Anti Narkotika, dengan melakukan intervensi kepada 10 Keluarga dan pembentukan remaja teman sebaya anti narkotika sebanyak 10 remaja melalui dialog interaktif remaja," jelasnya.


Tak hanya itu, BNN Kota Balikpapan juga menggugah kesadaran, kepedulian dan semangat perang melawan narkoba dengan kampanye War On Drugs melalui berbagai kegiatan dengan total 114 kegiatan yang melibatkan peserta sebanyak 12.350 orang.

Upaya ini diiringi dengan pemuatan informasi pada media luar ruang, penayangan informasi P4GN di TV, Media Cetak dan Sosial Media.

Risnoto menerangkan pada bidang Pemberdayaan masyarakat, BNN Kota Balikpapan berupaya meningkatkan partisipasi para pihak dalam mendukung kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN).

Selanjutnya, sebagai upaya untuk memaksimalkan peran masyarakat, BNN Kota Balikpapan telah membentuk 80 orang penggiat anti narkoba dan pelatihan Satgas Kelurahan Bersinar yang didukung oleh Pemerintah Kota Balikpapan.

"Penggiat dan Satgas Anti Narkoba yang dibentuk ini diharapkan dapat menjadi penggerak semangat anti narkoba ditengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Selain itu, BNN Kota Balikpapan telah melaksanakan kegiatan deteksi dini tes urin secara kolektif di lingkungan pendidikan, lingkungan kerja dan lingkungan masyarakat kepada 2.890 orang dengan sampel positif delapan orang.

BNN Kota Balikpapan juga melakukan kegiatan intervensi pada kawasan rawan narkoba, salah satunya melalui pemberian pelatihan life skill di Kelurahan Klandasan Ilir. Kegiatan ini bekerja sama dengan UPTD BLKI Balikpapan dengan menyasar 15 orang masyarakat.

Sementara itu, pada bidang rehabilitasi BNN Kota Balikpapan telah merehabilitasi pecandu penyalahguna narkotika sebanyak 60 orang, terdiri dari 51 orang rawat jalan dan 9 orang rujukan rawat inap melalui klinik IPWL BNNK Balikpapan, Pelayanan rehabilitasi yang diberikan ini juga diukur dengan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan mendapatkan nilai 3,2 dari skala 1-4.


Selanjutnya, Risnoto mengungkapkan salah satu terobosan di bidang rehabilitasi yaitu dengan dibentuknya unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di lokasi wilayah Kelurahan Bersinar yaitu Kelurahan Batu Ampar dengan nama unit "IBM Batam Berseri".

"Program IBM ini memberdayakan potensi masyarakat setempat untuk menjadi agen pemulihan, guna melakukan penjangkauan, pendampingan serta bimbingan bagi penyalah guna narkotika kategori ringan agar perilakunya tidak berlanjut menjadi kecanduan," jelasnya.

Sedangkan, pada strategi Hard Power Approach melalui aspek penegakan hukum, BNN Kota Balikpapan sepanjang tahun 2022 telah melakukan pengungkapan enam kasus narkotika dengan 10 tersangka dengan barang bukti narkotika jenis Sabu sebanyak 0,44 Gram, Ganja 4.890 Gram, Tembakau Ganja Sintetis 11,96 Gram dan Ganja Cair sebanyak 12,7 ML.

"Pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti ganja cair ini merupakan pengungkapan yang pertama di Kota Balikpapan. Kondisi tersebut menggambarkan semakin beragamnya modus operandi peredaran gelap narkotika di Kota Balikpapan," terangnya.

Smart Power Approach, untuk mendukung upaya perang melawan narkotika, pendekatan Smart Power approach dilakukan melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Dalam aspek pemanfaatan teknologi informasi, BNN RI menyempurnakan berbagai layanan dalam BNN One Stop Service (BOSS). Serta pemanfaatan sosial media dalam penyebarluasan informasi.

Strategi lainnya yang tak kalah penting adalah cooperation. Melalui strategi Cooperation, BNN Kota Balikpapan menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah dan komponen masyarakat.

Pada tahun 2022, BNN Kota Balikpapan telah menandatangani empat dokumen kerja sama antara lain dengan Politeknik Negeri Balikpapan, DPMPT Balikpapan dan PKK Kota Balikpapan. "BNN Kota Balikpapan bersama PKK melakukan intervensi ketahanan keluarga anti narkotika," imbuhnya.

Dengan dukungan seluruh pihak pada tahun 2022 BNN Kota Balikpapan meraih beberapa capaian dan prestasi salah satunya adalah mendapatkan peringkat I dalam penganugerahan keterbukaan informasi publik pada kategori penegak hukum di Kabupaten/Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi publik Provinsi Kaltim.

"Atas pelaksanaan program P4GN serta capaian kinerja di tahun 2022, BNN Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder terutama seluruh komponen masyarakat Kota Balikpapan atas dukungan dan partisipasi dalam P4GN," ungkapnya.

BNN Kota Balikpapan berharap sinergitas dengan para stakeholder serta seluruh komponen masyarakat dalam upaya P4GN dapat berjalan secara konsisten dan berkesinambungan pada tahun mendatang.(*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar