Pemkab Mahakam Ulu

Seleksi Penerimaan Calon ASN, Ada 474 Formasi PPPK di Mahulu, Tenaga Guru Mendominasi

lihat foto
Kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mahulu Wenefrida Kayang. Foto: HO.
Kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mahulu Wenefrida Kayang. Foto: HO.

BorneoFlash.com, UJOH BILANG - Dalam tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) akan melakukan seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).

Kabupaten Mahulu mendapatkan kuota 474 formasi untuk pengisian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

Penetapan kuota formasi PPPK di Mahulu ini sesuai dengan surat persetujuan kebutuhan formasi dari Kementerian PAN-RB Nomor 752 Tahun 2022, tentang penetapan kebutuhan pegawai aparatur sipil Negara di lingkungan Pemkab Mahulu.

Kepala

Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)

Mahulu Wenefrida Kayang, mengungkapkan, berdasar surat persetujuan dari Kemenpan-RB, Selasa (22/11/2022).

Ada 474 formasi PPPK yang akan diterima tahun ini yang diantaranya PPPK guru berjumlah 275 orang, PPPK tenaga teknis sebanyak 58 orang dan PPPK Tenaga Kesehatan (Nakes) berjumlah 141 orang.

Dikatakan, untuk Kabupaten Mahakam Ulu, sesuai dengan jadwal penetapan waktu seleksi PPPK, sekarang sedang melaksanakan seleksi verifikasi administrasi untuk PPPK guru dan Nakes.

Sedangkan untuk pelaksanaan seleksi PPPK Teknis sendiri, masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari pusat.


“Untuk masing-masing tahapan verifikasi PPPK Nakes dan Guru memiliki perbedaan jadwal. Untuk PPPK Guru jadwal pelaksanaan pendaftaran, sekaligus verifikasi berkas sudah dimulai sejak 31 Oktober 2022 dan berakhir pada 13 November 2022,” ucap Wenefrida Kayang.

Selanjutnya, sedang menunggu persiapan pelaksanaan seleksi administrasi untuk P2 dan P3 yang sesuai jadwal akan dilaksanakan pada 30 November 2022 mendatang.

“Itu informasi yang kami terima, jika tidak ada perubahan jadwal. Sedangkan untuk PPPK Nakes sedang dilaksanakan pendaftaran dan verifikasi yang dimulai pada 14 November 2022 sampai 22 November 2022 besok,” ujar Kayang.

Proses verifikasi dan seleksi sementara ini belum menemui kendala yang berarti. Namun dimungkinkan masih banyak kendala pada saat pendaftaran peserta.

Karena pendaftaran kali ini terhubung dengan sistem Renbut (rencana kebutuhan). Baik itu untuk Tenaga pendidikan (guru) maupun Tenaga kesehatan (Nakes).

Renbut terintegrasi langsung melalui Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk tenaga kesehatan. Begitu pula Renbut untuk tenaga guru di Kemendikbud-ristek. (Adv)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar