Bapas Kelas II Balikpapan

Bapas Balikpapan Gelar Kegiatan Pasca Rehabilitasi Bagi Klien Kasus Narkotika  

lihat foto
Bapas Kelas II Balikpapan bekerjasama dengan Yayasan Selamatkan Anak Kita (SEKATA) Cabang Balikpapan menggelar kegiatan pasca rehabilitasi bagi klien kasus narkotika. Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Bapas Kelas II Balikpapan bekerjasama dengan Yayasan Selamatkan Anak Kita (SEKATA) Cabang Balikpapan menggelar kegiatan pasca rehabilitasi bagi klien kasus narkotika. Foto: BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Balikpapan bekerjasama dengan Yayasan Selamatkan Anak Kita (SEKATA) Cabang Balikpapan menggelar kegiatan pasca rehabilitasi bagi klien kasus narkotika.

Kegiatan pasca rehabilitasi secara resmi dibuka oleh Plh Kepala Bapas Kelas II Balikpapan Elfera dan diikuti lima orang peserta. Kegiatan berlangsung mulai tanggal 21-23 Maret 2022 di Aula Bapas Kelas II Balikpapan Jalan Marsma Iswahyudi, Senin (21/3/2022).

Elfera mengatakan, kegiatan ini bukan pertama kali dilakukan dan bukan pertama kali bekerjasama dengan Yayasan SEKATA. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Bapas seluruh Balikpapan.

"Ini salah satu bentuk sinergitas Bapas dengan lembaga lain yang mensupport apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi Bapas. Semoga bisa dikembangkan kepada kegiatan lain pasca rehabilitasi," jelas Elfera saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Tujuan diadakan kegiatan ini untuk menghindari pengulangan tindak pidana seperti yang klien telah jalani di masa pidana.

Sebagai pembimbing di Balai Pemasyarakatan berharap klien kembali dapat melaksanakan fungsi sosial di lingkungan masyarakat tanpa terlibat atau bersentuhan kembali dengan narkotika.

Mengingat sebagian besar klien kemasyarakatan yakni sekitar 60 persen adalah kasus narkotika. Ini bukan masalah hari ini saja,

tetapi sudah menjadi masalah bertahun-tahun yang menjadi tantangan tersendiri bagi Balai Pemasyarakatan, dalam melakukan pembimbingan dan pengawasan kepada kliennya terutama pada kasus narkotika.


"Tidak sedikit terjadi pengulangan yang tahun lalu menjadi klien Bapas dan berikutnya menjadi klien kembali dengan kasus yang sama," ungkap Elfera.

Elfara berharap para peserta mengikuti kegiatan ini benar-benar atas kemauan sendiri bukan dari pembimbing kemasyarakatan, sehingga dapat membawa manfaat.

Sementara itu konselor Yayasan SEKATA Cabang Balikpapan Heri Purwanto mengatakan yayasan SEKATA benar-benar bertujuan untuk membantu teman-teman yang terlibat dalam masalah narkoba.

"Mudah-mudah kegiatan ini bisa dapat bermanfaat dan bisa membantu klien Bapas untuk bisa belajar hidup sosial selayaknya," pungkasnya.

Saat ditemui BorneoFlash.com, salah seorang klien kasus narkotika lastri mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik, karena kegiatan ini dilakukan agar klien tidak cenderung untuk melakukan narkoba lagi.

"Kita kan sudah tau keadaan di dalam seperti apa. Itu jadi motivasi buat diri kita sendiri," ujar wanita yang baru bebas dari hukuman yang menjeratnya sejak bulan November 2021.

Dengan pengalaman hidup yang dirasakan dalam jeruji besi, ia menuturkan untuk bisa membatasi diri dalam pergaulan, supaya tidak terjerumus dalam narkoba.

Begitu pula dengan Muhammad Ikhsan menyampaikan kegiatan ini sangat baik bagi klien untuk kedepannya bisa menjadi lebih baik.

"Kegiatan ini bagus supaya kedepannya tidak ada generasi yang menggunakan narkoba," terang pria yang baru tiga bulan menghirup udara segar.

(BorneoFlash.com/Niken)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar