Pemkot Balikpapan

Terhitung 01 Februari 2022, Sekda Balikpapan Ajukan MPP

lihat foto
Sekda Kota Balikpapan Sayid MN Fadly. Foto : BorneoFlash.com/Niken.
Sekda Kota Balikpapan Sayid MN Fadly. Foto : BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan Sayid MN Fadly terhitung 01 Februari 2022 mengajukan Masa Persiapan Pensiun (MPP). Empat bulan sebelum masa pensiun.

"Pensiun saya itu tanggal 01 Juni 2022. Saya mengambil MPP ini bukan karena ada sesuatu atau lain hal, karena ini hak saya untuk mendapatkan MPP itu," jelasnya saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi KORPRI Beriman Tahun Buku 2021 di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Senin (31/1/2022).

Lanjut Sayid mengatakan, MPP ini sebenarnya bisa diambil oleh setiap pegawai negeri maksimal satu tahun sebelum memasuki masa pensiun. "Mestinya saya sudah bisa diambil MPP sejak bulan Mei 2021,tapi baru saya ambil sekarang," ucapnya.

Hal itu telah dilakukan dengan beberapa pertimbangan diantaranya, untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda, sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan ke depan dapat lebih baik lagi. "Saya sudah terlalu lama di jabatan ini, perlu ada regenerasi," terangnya.

Ia berharap kedepan sistem yang baik dan telah berjalan untuk tidak diubah, akan tetapi justru ditingkatkan, supaya sistem yang sudah baik menjadi lebih baik ke depannya.

"Kalau mengobrak abrik sesuai dengan keinginan itu akan rusak. Mudah-mudahan kedepan sistem tetap terjaga. Yang tidak baik di perbaiki," serunya.

Kembali Sayid mengingatkan, untuk bekerja dengan hati-hati karena saat ini banyak yang mengawasi, sehingga kalau tidak hati-hati akan terjerumus dan akan merugikan diri sendiri dan keluarga.


Oleh sebab itu, peganglah tiga kunci yang sering ia sampaikan yakni legal dan logis. Legal yang dimaksud setiap kegiatan itu ada aturannya, tidak cukup aturan itu menjadi dasar tapi harus logis atau masuk akal kalau tidak akan merugikan diri sendiri.

"Legal dan logis harus menjadi satu hal yang kami pegang didalam melaksanakan kegiatan. Setiap kami melaksanakan sesuatu itu harus ada aturannya dan anggarannya, " terangnya.

Selanjutnya, kunci kedua adalah menyenangkan dan mengamankan. Sering kali ingin baik dimata pimpinan lalu ingin menyenangkan tapi tidak mengamankan. "Kalau memang ada hal yang tidak baik, sampaikan saja kepada pimpinan. Pak ini berbahaya jika dilaksanakan," ujarnya.

Sekda Kota Balikpapan Sayid MN Fadly. Foto : BorneoFlash.com/DOK.
Sekda Kota Balikpapan Sayid MN Fadly. Foto : BorneoFlash.com/DOK.

Kunci terakhir adalah ingat keluarga, karena jika terjadi sesuatu akan merugikan diri sendiri. "Kalau kami melakukan macam-macam kami berpikir punya keluarga. Ini menjadi pegangan kami. Kalau terjadi sesuatu dengan kami orang hanya bisa bilang kasihan, sedangkan anak cucu siapa yang mengasihani," tegasnya.

Tak lupa, Sayid mengucapkan terima kasih kepada teman yang telah bekerja dengan baik, sehingga Pemkot Balikpapan dapat meraih banyak prestasi. Walaupun penghargaan itu bukan tujuan dalam bekerja tapi minimal memotivasi untuk bekerja lebih baik.

"Mudah-mudahan kedepan prestasi ini bisa dipertahankan bahkan lebih banyak lagi," paparnya.

(BorneoFlash.com/Niken)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar