BINDA Kaltim

Salurkan 1500 Dosis Vaksin, Binda Kaltim dan Dinkes Paser Gencarkan Vaksinasi di Kecamatan Long Kali

lihat foto
Pelaksanaan vaksinasi oleh Badan Intelijen Daerah Kalimantan Timur bersama Dinas Kesehatan Paser yang berlangsung di Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Jumat (17/12/2021) lalu. Foto : BorneoFlash.com/Fitriani.
Pelaksanaan vaksinasi oleh Badan Intelijen Daerah Kalimantan Timur bersama Dinas Kesehatan Paser yang berlangsung di Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Jumat (17/12/2021) lalu. Foto : BorneoFlash.com/Fitriani.

BorneoFlash.com, TANA PASER - Cakupan vaksinasi di Kabupaten Paser saat ini masih rendah dibanding dengan daerah lainnya di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser, cakupan vaksinasi dosis 1 baru mencapai 63,59%, kemudian dosis 2 sebanyak 43%, Jumat (17/12/2021) lalu.

Sebagai langkah percepatan vaksinasi di Kabupaten Paser, Badan Intelijen Daerah (Binda) Kaltim bersama Dinkes Paser terus melakukan upaya vaksinasi di beberapa wilayah.

Seperti yang dilakukan hari ini, dengan melakukan vaksinasi di Puskesmas Muara Telake, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser.

"Target kami di akhir tahun ini untuk dosis pertama bisa mencapai 70 persen, dan dosis kedua 48,58 persen, semoga target ini bisa tercapai sebelum pergantian tahun," harap Kadinkes Paser dr. I Dewa Made Sudarsana.

Sementara itu, Koordinator Binda Kaltim Kabupaten Paser Eric Dachlan menyampaikan, vaksinasi yang dilakukan ini menyasar masyarakat maupun pelajar di Kecamatan Long Kali.

"1500 dosis vaksin yang kita siapkan di Kecamatan Long Kali ini, yang tidak menutup kemungkinan akan kembali dilakukan vaksinasi di Kecamatan lainnya, guna membantu pemerintah dalam percepatan peningkatan capaian vaksinasi," jelas Eric.


Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya Binda Kaltim bersama Dinkes Paser juga telah dilakukan vaksinasi di Desa Mendik, Sebakung Taka dan terakhir hari ini di Muara Telake.

Akhir Desember 2021, Binda Kaltim menargetkan 2000 dosis vaksin yang tersalurkan untuk masyarakat di Kabupaten Paser.

Camat Long Kali, Pujiono menyampaikan terima kasihnya kepada Binda Kaltim yang ikut mensukseskan pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya.

"Kami salut dengan Binda Kaltim ini, yang bersedia berpartisipasi dan mensukseskan vaksinasi di wilayah kami, semoga sinergitas ini bisa terus dilakukan," ucapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia menambahkan, dari 17.403 jumlah penduduk di Kecamatan Long Kali, masyarakat yang sudah di vaksin per 13 Desember 2021 sebanyak 12.182 jiwa atau 58,1%.

Sementara untuk dosis 2 sebanyak 4,418 jiwa atau baru mencapai angka 25,4%, sehingga sisa target yang harus dicapai untuk dilakukan vaksinasi kepada masyarakat sebanyak 2.063 jiwa.

"Ini data dari Dinkes Paser, tapi secara realnya, kalau dihitung jumlah warga yg divaksin sebenarnya Long Kali bisa lebih 70%, karena ada 4 desa yang ikut vaksinasi di Kecamatan Long Ikis, jadi datanya masuk di sana," urainya.

Ditambah dengan instansi lainnya maupun pihak perusahaan yang telah melakukan vaksinasi di Kecamatan Long Kali, yang datanya masuk pada PCare masing-masing.

"Jadi data warga kami masuk di PCare mereka, tidak melalui PCare puskesmas kecamatan, ini yang menjadi penyebab vaksinasi rendah di Long Kali," luapnya.

Pujiono juga menyayangkan tidak adanya koordinasi yang dilakukan oleh instansi terkait yang telah melakukan vaksinasi di wilayahnya, yang dianggap merugikan pihak kecamatan dalam peningkatan capaian vaksinasi.

(BorneoFlash.com/Fitriani)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar