Kendala Dalam Pendistribusian, Jadi Penyebab Langkanya BBM di Kubar

oleh -
Antrean panjang yang terjadi di salah satu SPBU di Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Foto : BorneoFlash.com/Lilis Suryani.
Antrean panjang yang terjadi di salah satu SPBU di Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Foto : BorneoFlash.com/Lilis Suryani.

BorneoFlash.com, SENDAWAR – Langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dalam beberapa hari terakhir ternyata disebabkan adanya masalah dalam hal pendistribusian. 

Khususnya pendistribusian BBM melalui kapal yang tidak bisa bersandar sehingga kuota BBM di hampir seluruh kabupaten yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami kekurangan.

“Setelah berkoordinasi dengan pihak Pertamina, diketahui ada masalah dalam hal pendistribusian. Sehingga BBM ini sulit didapatkan sejak tiga hari yang lalu,” kata Wakil Bupati Kubar, Edyanto Arkan menanggapi kepanikan masyarakat mengenai langkanya BBM ini pada Senin (11/10/2021).

Dijelaskannya, dari sisi Pemerintah Daerah pun akan tetap berkoordinasi dan meminta pendistribusian ini bisa kembali normal. Sebab BBM merupakan suatu kebutuhan yang memang penting bagi masyarakat.

“Pemerintah akan turut serta mengupayakan agar kelangkaan BBM ini tidak sampai berlangsung lama,” tambahnya.

Sementara itu, pendistribusian BBM untuk beberapa SPBU dan APMS wilayah Kubar sebenarnya tetap ada sejak beberapa hari terakhir. Namun, karena kuota yang dibawa juga sedikit sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

“Ada datang, tapi cuma 1 mobil saja setiap hari. Ya karena kurang dan kendala pendistribusian melalui kapal. Biasanya dalam sehari itu ada 2 mobil yang datang membawa BBM ini,” urai Anton, penanggung jawab SPBU Belintut, Barong Tongkok yang diwawancarai BorneoFlash.

Dijelaskannya, dengan pendistribusian yang kuotanya juga sedikit tersebut memang sempat membuat kelangkaan BBM. Puncaknya terjadi pada Jumat (8/10/2021) pekan lalu.

Namun, masyarakat diminta untuk tidak panik. Sebab saat ini pendistribusian juga sudah mulai kembali normal.

“Sekarang kapalnya sudah bisa bersandar, jadi pihak Pertamina juga sedang berupaya untuk segera  mendistribusikan BBM ini. Selama 24 jam penuh mereka terus buka jalur pendistribusian untuk mengisi kekosongan yang  hampir terjadi di seluruh kabupaten,” terangnya.

Terpantau sejak Senin pagi, antrean panjang terlihat di SPBU maupun APMS yang ada di Kubar. Dan pihak SPBU pun meminta masyarakat untuk tidak panik. Sebab untuk Kubar, pendistribusian BBM dari Pertamina ini juga sudah mulai berjalan untuk dikirim.

“Semalam tadi datang 1 mobil tanki kemudian siang ini juga 1 mobil tanki. Nah, malam nanti juga akan datang sebanyak 2 mobil tanki BBM. Pertamina akan terus mendistribusikan BBM ini, semoga besok sudah bisa kembali normal,” tandasnya. 

(BorneoFlash.com/Lilis)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.