Dengan JKN-KIS, Tak Ada Biaya Berobat Yang Dikeluarkan

oleh -
Rahmatia Memperlihatkan Kartu Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Rahmatia seorang ibu rumah tangga sekaligus menjadi petugas kebersihan disalah satu instansi Pemerintah di Kota Balikpapan mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Hal tersebut ia rasakan ketika buah hatinya membutuhkan pengobatan ketika menderita penyakit demam berdarah dengue (DBD). Demam panas yang diderita anaknya menjadi alasan untuk segera dibawa kerumah sakit, Ia juga menyebutkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit sangat ketika anaknya sampai dirumah sakit untuk ditangani.

“Saya betul-betul merasakan manfaat dari  BPJS Kesehatan ini. Apalagi untuk anak saya, karena sering sekali berobat ke Puskesmas atau ke rumah sakit. Tapi yang paling terasa manfaatnya itu sewaktu anak saya sakit DBD. Sampai tujuh hari dirawat dirumah sakit, semua biaya gak ada yang saya keluarkan, dijamin pokoknya. Begitu juga soal pelayanan dirumah sakit, mau dokter atau perawatnya alhamdulillah melayani anak saya dengan baik” ujarnya.

Ia sendiri terdaftar sebagai peserta JKN-KIS melalui kantor tempat ia bekerja. Ia juga mengungkapkan jaminan kesehatan ini perlu bagi semua pekerja dan tentunya akan bermanfaat bagi keluarga pekerja itu sendiri.

“Saya rasa bagi perusahaan tempat kita bekerja sangat perlu untuk ikut BPJS Kesehatan bagi karyawannya. Apalagi menyangkut soal kesehatan, karena kita tidak tahu kedepannya kita bisa saja terkena penyakit. Kalau ada BPJS (JKN-KIS) kan enak, tidak ada biaya yang akan dikeluarkan,” lanjutnya.

Rahmatia berharap agar program JKN-KIS ini dapat selalu ada dan membantu masyarakat dalam membiayai pelayanan kesehatan. “Saya berharap BPJS Kesehatan ini dapat terus memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat dan juga untuk seluruh perusahaan, mudah-mudahan bisa mendaftarkan seluruh karayawannya ke BPJS Kesehatan,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Polri Sebut Gakkumdu Temukan 3.800 Pelanggaran Pilkada, 112 Diantaranya Naik Penyidikan

Sebagai informasi, jumlah peserta JKN-KIS yang terdaftar melalui perusahaan atau biasanya disebut sebagai segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) Badah Usaha di Kota Balikpapan adalah sebanyak 307.454 Jiwa.(*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.