DPRD PPU: Jangan Anggap Sepaku Beban, IKN Adalah Peluang Emas Jangka Panjang

oleh -
Editor: Ardiansyah
Anggota Komisi I DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani. Foto: BorneoFlash/IST
Anggota Komisi I DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani. Foto: BorneoFlash/IST

BorneoFlash.com, PENAJAM – Anggota Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Bijak Ilhamdani, meminta pemerintah daerah agar tidak memandang status Kecamatan Sepaku sebagai beban. 

 

Menurutnya, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) justru harus dilihat sebagai peluang besar dan keuntungan jangka panjang bagi PPU.

 

Bijak menegaskan bahwa wilayah Sepaku memiliki posisi strategis karena berada di kawasan inti pembangunan IKN. 

 

Meski demikian, ia mengakui tidak seluruh aset di Sepaku berada di bawah kewenangan langsung Pemerintah Kabupaten PPU

 

Namun, desa, kelurahan, serta masyarakatnya tetap merupakan bagian dari PPU yang harus menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

 

“Sepaku ini bukan masalah, justru ada kesempatan besar di sana,” ujarnya, pada Rabu (3/12/2025).

 

Ia menyampaikan bahwa manfaat kehadiran IKN bagi daerah memang belum terasa maksimal saat ini. Namun, menurutnya kondisi tersebut masih dalam batas kewajaran mengingat proses pembangunan dan perubahan wilayah membutuhkan waktu.

 

“Manfaat itu tidak bisa langsung dirasakan dalam waktu singkat. Perlu proses, perencanaan, dan kesiapan,” jelasnya.

 

Bijak berharap pemerintah daerah lebih fokus menyiapkan langkah-langkah pembangunan serta memperkuat tata kelola wilayah, agar PPU benar-benar mampu memetik keuntungan besar dari keberadaan IKN di masa mendatang.

 

“Yang terpenting sekarang kita harus siap. Kalau kesiapan itu ada, dampaknya pasti akan mengikuti,” pungkasnya. (*/Adv)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.