Keterlibatannya secara langsung merupakan bentuk dorongan moral nyata bagi para atlet muda daerah agar berani mengasah potensi dan bercita-cita menembus level profesional di masa depan.
“Kami mengusung agenda besar yang jauh lebih strategis, turnamen ini dirancang khusus sebagai etalase utama untuk memperkenalkan Kabupaten Paser sebagai destinasi sport tourism yang memikat dan layak dikunjungi wisatawan mancanegara,” terangnya, pada Jumat (24/7/2026).
Selain mendongkrak daya tarik pariwisata berbasis olahraga, helatan PITTC 2026 juga ditujukan sebagai kawah candradimuka pembinaan atlet tenis meja lokal.
Kejuaraan ini menjadi momentum krusial untuk mematangkan kesiapan mental dan sarana daerah menyambut gelaran Porprov Kaltim VIII yang dijadwalkan berlangsung di Paser pada November 2026 mendatang.

Skala kejuaraan ini pun terbukti bergengsi karena berhasil menyedot perhatian atlet dari berbagai penjuru tanah air hingga taraf internasional. Tak tanggung-tanggung, pegiat tenis meja dari enam negara tetangga mulai dari Malaysia, Kamboja, Filipina, India, Korea Selatan, hingga Jepang turut ambil bagian memanaskan persaingan di arena.
“Antusiasme yang luar biasa pelaksanaan ini saya sangat mengapresiasi serta berterima kasihnya kepada seluruh kontingen. Kehadiran para peserta dari skala lokal hingga mancanegara berhasil melambungkan nama Kabupaten Paser di panggung olahraga internasional,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar