Berita Kukar Terkini

Sayid: Peluang UMKM Kini Tak Lagi Bergantung pada Penjualan Langsung

lihat foto
Outlet Galeri di Dekranasda Kukar, Jalan Patimura, Tenggarong. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Outlet Galeri di Dekranasda Kukar, Jalan Patimura, Tenggarong. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR – Perkembangan teknologi digital dinilai membuka peluang baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar. 

Kondisi tersebut juga mulai dimanfaatkan para pelaku usaha di Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya yang bergerak di sektor kerajinan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, mengatakan pola pemasaran produk UMKM kini terus berkembang. Jika sebelumnya pelaku usaha lebih banyak mengandalkan penjualan langsung, saat ini berbagai platform digital mulai dimanfaatkan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih besar.

"Mereka sekarang beradaptasi dengan perdagangan online. Bukan lagi menjadi masalah, tetapi menjadi peluang. Mereka sudah pintar mempromosikan hasil kerajinannya melalui TikTok, Instagram, Facebook, dan berbagai media sosial lainnya," ucap Sayid, pada Sabtu (13/6/2026). 

Ia menilai kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan usaha. Terlebih, pola belanja masyarakat juga terus mengalami perubahan seiring meningkatnya penggunaan platform digital.

Meski demikian, Sayid menyebut keberadaan gerai UMKM tetap memiliki peran penting sebagai sarana promosi dan pemasaran produk secara langsung kepada masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Kukar.

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya mendukung pengembangan sektor kerajinan dan industri kreatif melalui berbagai program pembinaan serta promosi produk lokal.

lihat foto
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

Selain memanfaatkan media sosial, Disperindag juga mendorong setiap tamu maupun rombongan yang berkunjung ke Kutai Kartanegara untuk menyempatkan diri melihat produk-produk unggulan yang dihasilkan pelaku UMKM daerah.

Menurut Sayid, produk kerajinan Kukar memiliki potensi yang besar untuk berkembang karena memiliki ciri khas dan nilai budaya yang menjadi daya tarik tersendiri di pasaran.

"Industri kerajinan kita tetap hidup. Hanya saja sekarang pola pemasarannya sudah berkembang, tidak hanya mengandalkan penjualan langsung tetapi juga memanfaatkan dunia digital," tuturnya. 

Ia berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jaringan pemasaran sehingga produk lokal Kukar dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar