Prabowo Kaitkan Stunting dan Kemiskinan, Dorong Intervensi Langsung Lewat MBG

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Presiden Prabowo Subianto Peresmian dan Groundbreaking 1.179 SPPG serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). FOTO : ANTARA/Andi Firdaus
Presiden Prabowo Subianto Peresmian dan Groundbreaking 1.179 SPPG serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). FOTO : ANTARA/Andi Firdaus

BorneoFlash.com, JAKARTAPresiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memberantas stunting dan kemiskinan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Dalam pidato di Palmerah, Jakarta, Jumat, Presiden Prabowo menyebut MBG sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Ia menjelaskan, MBG menargetkan penurunan stunting, kondisi kekurangan gizi yang menghambat perkembangan otak, tulang, dan otot anak.

 

Presiden menilai stunting berkaitan erat dengan kemiskinan, sehingga pemerintah memilih intervensi langsung bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia kurang mampu. Ia mencontohkan program makan gratis di India yang dinilai berhasil dan memiliki payung hukum kuat.

 

Menanggapi kritik, Presiden Prabowo menegaskan MBG bukan pemborosan. Ia menyatakan pendanaan program berasal dari efisiensi anggaran, termasuk penghematan rapat, seminar, dan perjalanan dinas. Presiden menekankan penghematan diperlukan agar anggaran tidak terbuang atau disalahgunakan. (*

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.