Dukung Operasional Penuh BIN 2026, DPRD PPU Optimistis Dorong Ekonomi dan UMKM Tumbuh Pesat

oleh -
Editor: Ardiansyah
Ketua DPRD PPU, Raup Muin. Foto: BornroFlash/IST
Ketua DPRD PPU, Raup Muin. Foto: BornroFlash/IST

BorneoFlash.com, PENAJAM – Pemerintah pusat berencana mentransformasi status Bandara Internasional Nusantara (BIN) menjadi operasional komersial penuh pada tahun 2026. 

 

Rencana strategis ini mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU).

 

Perubahan status bandara ini diyakini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya.

 

Ketua DPRD PPU, Raup Muin, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung penuh langkah pemerintah tersebut.

 

“Kami mendukung penuh rencana pemerintah mengoperasikan Bandara Internasional Nusantara untuk komersial,” tegas Raup Muin, pada Minggu (7/12/2025).

 

Menurutnya, perubahan status BIN menjadi bandara komersial merupakan hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat PPU dan wilayah sekitar. Meski telah resmi beroperasi sejak Juni 2025, hingga kini BIN masih berstatus khusus.

 

“Selama ini penerbangan yang dilayani masih terbatas pada pesawat carteran, pesawat pemerintah, serta kepentingan TNI Angkatan Udara,” jelasnya.

 

Raup Muin menyebut, pihak pengelola bandara saat ini terus mempersiapkan proses transisi dari status khusus menuju operasional komersial penuh. 

 

Targetnya, pada 2026 mendatang BIN sudah dapat melayani penerbangan umum atau penumpang reguler sehingga akses transportasi udara terbuka luas bagi masyarakat.

 

Awalnya, BIN dibangun oleh pemerintah pusat pada akhir 2023 dengan fokus utama melayani penerbangan khusus atau Very Very Important Person (VVIP). 

 

Namun, dengan dibukanya layanan penerbangan umum nantinya, mobilitas masyarakat PPU yang ingin bepergian ke luar daerah melalui transportasi udara akan jauh lebih mudah dan efisien.

 

“Kalau Bandara Internasional Nusantara melayani penerbangan umum, tentu dampaknya sangat positif bagi masyarakat PPU. Tidak perlu lagi harus melalui Bandara Sepinggan Balikpapan yang selama ini menjadi satu-satunya pilihan,” terangnya.

Baca Juga :  PHM Bantu Warga Sekitar TPAS Manggar Mandiri Kelola Gas dari Sampah

 

Selain mempermudah mobilitas, pelayanan penerbangan umum di BIN juga diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi PPU

 

Raup Muin optimistis sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan tumbuh pesat di sekitar kawasan bandara, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah.

 

“Tentu dampak ekonominya sangat besar bagi masyarakat maupun bagi pendapatan daerah,” pungkasnya.(*/Adv)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.